Friday, November 18, 2016

itinerary dan budget selama 14 hari di jepang

Pertanyaan paling banyak pas temen tau kita ke jepang adalah

"Jalan sendiri apa pakai paket tour?"

"Bagi itin doong"

"Abis budget berapa ke jepang?"


hm, kalau di tanya budget emang jawabannya relatif. Tergantung mau kemana, sejauh apa dan pakai transport apa. Bisa murah bisa juga mahal. Jepang banyak kok ngasih pilihan tiket terusan yang affordable bahkan nilai pakainya jadi lebih banyak dibanding harga belinya. Beberapa macam tiket terusan yang saya pakai saya tulis disini


Postingan kali ini saya akan share itineray dan budget yang saya habiskan selama 14 hari dengan rute Tokyo (Area yamanote & sekitar) - Kawaguchiko - Tokyo - Ibaraki (Hitachi Seaside Park) - Tokyo - Nagano - Tateyama Alpine Route - Kanazawa - Shirakawago - Kanazawa - Kyoto - Osaka

Rute yang dilalui selama 14 hari di jepang

Itinerary saya lampirkan Ekspektasi awal dengan Realita yang terjadi
Kiri ekspektasi. Kanan realita.
klik gambar untuk memperbesar


Bisa di lihat dari tabel di atas yang paling banyak perubahan adalah itin di Tokyo. Semua nya unpredictable baik karena delay yg membuat mundur semua rencana, cuaca hujan (ataupun kesiangan) sampai ke Fujikyu Highland yang ternyata sedang dalam regular holiday (tutup) karena kami lupa cek web nya padahal lokasi jauh banget yang berakibat harus mengorbankan beberapa itin lain. Jadinya di Tokyo masih kurang puas. huhu, di suruh balik lagi rupanya


Tips bikin itinerary :

sesuaikan tujuan dengan pass yang digunakan, misal hari pertama kedua pakai subway pass maka pergi ke tempat yang di lalui subway dulu

Dalam 1 hari lebih baik kunjungi tempat yang berdekatan lebih dulu, biar gak habis waktu dijalan. Memang sih semua kereta di jepang cepet dan tepat waktu tapi perhitungkan waktu nyasar, dan waktu tempuh, di sana waktu 1 jam gak berasa.

Pastikan bahwa tempat yang dikunjungi tidak tutup. Kebanyakan tempat wisata di Jepang sudah ada punya web jadi ada baiknya cek dulu di malam sebelum berangkat, apes kalau udah jauh-jauh sampai di tujuan malah gak buka


Estimasi budget


Kira-kira butuh berapa sih mau ke jepang? Menurut saya sih, kalau tujuan nya cuma sightseeing aja di seputar Tokyo dan gak masuk wahana (universal studio, fujikyu highland, disney) bisa jauuh lebih murah. Apalagi banyak tempat wisata yang free kl di kyoto seperti fushimi inari dan arashiyama bamboo. Bisa banget di bawah 10juta.


Tapii kalau pakai alasan "mumpung ke jepang" pasti maunya ke tempat yang jauh-jauh. Kalau udah jauh pasti transportnya juga lebih mahal. Pengeluaran transport saya selama 14 hari di jepang termasuk cukup lumayan ( tetep lebih murah dibanding paket tour) meskipun bukan gaya backpacker amat tapi juga jauh dari mewah, istilahnya flaschpacker (pembelaan)


Saya mayan banyak keluarin budget untuk ke tateyama kurbe alpine route dan shirakawago *kalau bukan dari hasutan temen-temen seperjalanan yang bilang mumpung ke jepang πŸ˜‚*  total kena 25ribu yen hampir 3jt rupiah. sebenarnya bisa lebih murah lagi asal dengan transport yang lain (bis atau kereta biasa).

Budget belum termasuk oleh2 & tiket flight
Detail penggunaan transport klik disini

Di bagian bawah tabel transport ada pengurangan biaya transport kalau gak ke alpine Route dan shirawakago, dengan 25ribu yen (kalau di kurs hampir 3jt) udah bisa explore Tokyo, Kyoto, Osaka.. lebih murah dibanding pakai JR pass. Masih affordable kan. Sisanya silahkan di oprek-oprek sendiri.

Budget ini belum termasuk tiket pesawat pulang pergi. Karena harga tiket sangat variatif mau yang full service atau low cost. Dari harga 3juta pulang pergi juga ada. Saya sendiri kemarin gak kebagian tiket promo alias belum tau triknya. Jadi berangkat pakai Garuda jkt-haneda pulang pakai air asia osaka-kl nyambung lagi pake MH ke jkt. Harganya? Gak usah di tanya ya.. soalnya promo-promo tiket yang kita tau setelah beli tiket berangkat bikin sakit hatik πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜…


Tips dapet tiket murah adalah beli langsung tiket pulang pergi. ternyata harga tiket pp dari kota yang sama bisa jauh lebih murah di banding dari kota yang berbeda. Misal jkt-haneda pp atau jkt-osaka pp pakai maskapai full service termurah bisa di 4jutaan (rata2 promo 5jtan) sedangkan budget airline bisa di 3jutaan.


Akomodasi juga turut andil dalam besaran budget, tinggal di hostel atau sharing apartemen juga lebih murah dibanding tinggal di Hotel.


Akomodasi yang saya pakai selama di Jepang

Shinjuku (Daerah shin-okubo) 4 malam pakai airbnb

nagano 1 malam di worldpecker hostel via booking.com

kanazawa 1 malam di khaosan kanazawa hostel via traveloka

kyoto 3 malam di K's house backpacker hostel via traveloka

osaka (daerah matsuyamachi) 4 malam pakai airbnb


Kalau urusan makan itu urusan perut masing-masing sih.. tapi emang makan besar di jepang itu mahal. semangkuk ramen pasti harganya lebih dari 600 yen, paling affordable makan di yoshinoya 350 yen udah bisa makan. Jadi mensiasatinya adalah beli onigiri atau bento set di minimart (Lawson, Family mart, seven eleven). Kami pun gak sempet makan kalau pagi-siang karena fokus di itin, jadi beli bekal terus makan di jalan, baru sempet makan berat pas malam hari. Bahasan kuliner akan saya bahas postingan sendiri.


Yang bikin boros dan pengeluaran ga terkontrol itu sebenarnya adalah jajan gak penting kayak snack dan eskrim2 cone yg unyu itu. gak sadar ngeluarin recehan 100, 500 yen. Padahal nilai recehan 500 yen kl d rupiahin hampir 60ribu. Efek kebiasaan megang receh d indonesia gak ada artinya, di jepang jadi ga terkontrol (ini berbahayaa). Belum lagi pernak-pernik lucu d daiso atau 3coins, dan toko-toko mainan/ capsul game yang minta d beli.


Selain budget selama di jepang. Siapin juga budget sebelum keberangkatan seperti biaya urus visa dan simcard/sewa wifi router.. saya sendiri karena domisili di luar jawa nitip urus visa d HIS travel surabaya dengan biaya 560ribu (termasuk ongkir)

untuk keperluan mobile network (atas saran temen) saya beli simcard xl dan mendaftar xl pass dengan budget 400ribu rupiah , masih ada sisa pulsa (dapet 4gb di 3G/4G dan 15gb di 4G), masih lebih murah dibanding sewa wifi dari indonesia. Kalau mau press budget lagi, bisa manfaatin fasilitas wifi free di jepang.










Thursday, November 17, 2016

Transportasi selama di Jepang (tanpa JR Pass)

Jepang memang terkenal dengan transportasinya yang teratur, kompleks dan juga mahal (but you've get what you've paid). Berbagai macam alat pembayaran dan pass (tiket terusan) di tawarkan untuk turis agar memudahkan. Yang terkenal sakti adalah JR PASS. Tapi seberapa sakti kah jr pass? Jawabannya tergantung πŸ˜…

Saya salah satu dari sekian ratus orang yang gak maniak sama JR PASS. Selain emang mahal, rasanya kurang challenging aja kalau cuma beli jr pass terus udah bisa kemana aja. So sebelum ke jepang saya survey dunia per-transport-an di sana dan segala jenis pass di situs japan-guide.com sambil ngubek ngubek fee rute di hyperdia.com dan google maps. Cukup bikin kepala pening sih. But thats the intersting pointπŸ‘

Setelah membuat rute dan tempat yg akan d kunjungi, lalu membuat tabel perbandingan budget transportasi antara with or without JR Pass. Ternyata kalkulasi saya masih tetep lebih mahal pakai JR Pass (dengan rute kami) dibanding tidak. Maka kami putuskan untuk TIDAK pakai JR PASS dan lahirlah rancangan budgeting transportasi sebagai berikut ....
Rute jalan selama 14 hari

Total perjalanan 14 hari di Jepang dengan Rute Tokyo (area Yamanote&sekitar) – Kawaguchiko – Tokyo – Ibaraki (hitachi seaside)– Tokyo - Nagano  – Tateyama Kurobe Alpine Route – Toyama – Kanazawa – Shirakawago – Kanazawa - Kyoto - Osaka. Itinerary & budget bisa ngintip di postingan ini


  Featuring tiket terusan :
  1. Tokyo Subway Pass 48 hour + Keiyu Line 
  2. JR Tokyo Wide Pass
  3. Pasmo (IC/deposit card)
  4. Tateyama Kurobe Option Ticket (melewati jalur Alpin Route)
  5. Takayama Hokuriku Pass
  6. Kyoto Bus Pass
  7. 2 day Osaka Amazing Pass

pass selama 14 hari di jepang


Tokyo Subway Pass

2 hari pertama di area Tokyo kami pakai Tokyo Subway Pass 48 hour (1200) + beli tiket one Keiyu Line (400) dari Haneda, total seharga 1600 yen. Subway pass ini berlaku 48 jam dari pertama kali di aktifkan (masuk tiket slot di auto gate)

Lengkapnya cek di sini

sangat worth untuk bepergian dengan kereta subway di area Tokyo dan banyak mengcover daerah wisata.
Waktu beli di Keikyu Tourist Information Haneda airport, kami juga di sanguin peta subway yang lengkap dengan point wisata. Sangat membantu !
Atas jalur subway & train area kanto yg konpleks
bawah guide map subway pass tokyo yg lebih simple


Pasmo
Kita beli bareng Tokyo Subway Pass di trmpat yang sama. Dan langsung isi Pasmo perdana 2000 yen (deposit 500 yen + yang bisa di pakai 1500 yen). Deposit ini bisa di refund (setelah di potong admin fee) kalau udah gak dipakai, mau disimpen juga boleh karena masa berlaku kartu 10 th dan bisa di pakai sama kita atau saudara kita kl ke Jepang (bisa di pindah tangan). Pasmo banyak banget fungsinya buat beli makan, transaksi di minimart, vending machine, beberapa tiket bis dan naik kereta JR/subway yang gak tercover pass yang kita beli, semua gak pake ribet tinggal tempel kartu di auto gate pas masuk stasiun (jadi gak perlu beli tiket manual), tempel di sensor ic card di minimart atau vending machine. Terus bisa di pakai di mana aja tokyo, kyoto, kanazawa, nagano sampai osaka. Lengkapanya cek sini

Di Tokyo saya recharge (isi ulang) 5000 yen lagi di mesin isi ulang. Bisa dilakukan mana saja selain pasmo (misal suica) tapi better di lihat dulu logo yang diterima mesinnya

Tips : 
hati-hati kl recharge pakai mesin, jangan salah pilih antara recharge dan purchase, salah-salah mau isi ulang malah keluar kartu baru. Kejadian ini saya alami saat isi ulang Pasmo di mesin ICOCA, seharusnya pilih recharge malah pilih purchase. Alhasil ICOCA baru yg keluar, yang akhirnya saya refund lagi karena udah punya Pasmo. Pasmo sendiri gak saya refund karena saya pakai sampai detik terakhir di Osaka airport dan sengaja saya abisin sisa 80 yen hihi


JR Tokyo WIDE PASS
Kita beli di JR EAST Office Haneda Airport, (selain Haneda bisa di tempat lain yg sudah ditentukan). cek di sini

JR TOKYO WIDE PASS seharga 10.000 yen dan sangat worth, karena kl di total pemakaian kami 2x harga belinya. Pertimbangan beli pass ini karena mengcover transport ke daerah wisata yang kami tuju yaitu kawaguchiko, fujikyu highland, hitachi seaside park (katsuta station) dan Sakudaira (stop shinkansen terakhir yg tercover sebelum Nagano, karena mau ke Alpine Route)


Rute yg tercover Tokyo Wide Pass


Yg di bawah cap stempel reserved seat naik limited express train & shinkansen

Tiket ini hanya berlaku 3 hari jadi kami mulai pakai waktu mau ke Kawaguchiko

Rute yang kami tempuh pakai wide pass :
1.       Shin okubo - shinjuku – kawaguchiko PP 4310x2 = 8620 ¥
2.       Shin okubo - shinjuku – fujikyu highland PP (ini unpredictable karena rencana awal setelah kawaguchiko mau mampir malah tutup, dan terpaksa kita kembali esoknya) 8620¥
 – Shin okubo - Tokyo – Katsuta (mau ke Hitachi Seaside Park) 3820 ¥, Katsuta – Tokyo 3820 ¥, Tokyo – Sakudaira 6140¥
Total harga normal 31.020¥
Save sekitar 20 ribuan yen!

Tujuan akhir kami adalah Nagano, tapi karena wide pass hanya cover sampai Sakudaira jadi kami lanjut pakai kereta biasa, sebenarnya bisa lanjut shinkansen dengan extra fee tapi lumayan harganya 2x lipat tiket kereta biasa. 

Untuk Sakudaira – Nagano (via Komoro) kami bayar cash


Tateyama Kurobe Option Ticket


Hari berikutnya di Nagano kami pakai option ticket ini. Option ticket sayangnya hanya di jual di waktu tertentu, biasanya akhir summer sampai penghujung autumn tahun ini dijual bulan agustus sampai november aja. info tentang Alpine Route sendiri bisa di lihat di sini

Tiket ini mengcover perjalanan Nagano – Tateyama Kurobe Alpin Route – Toyama begitu juga sebaliknya seharga 9000 yen. Hemat sekitar 1500¥ dari harga tiket printilan. Kami beli di JR east travel service haneda, dan ada beberapa point of sales selain haneda.

Tiket ini hanya berlaku one way selama 5 hari. Jadi kalau mau nginep di hotel area Tateyama atau camping di Raichozawa bisa banget di pakai.
tateyama option ticket

Note : JR Tokyo Wide Pass dan Tateyama Option Ticket harus tentukan tgl fix saat beli. Jadi pastikan dulu tgl mulai pakainya  sebelum membeli karena gak bisa d ubah lagi.


Takayama Hokuriku Pass
Takayama Hokuriku Pass harganya 13500 yen (info paling update harga naik jadi 14000 yen setelah oktober 2016). webnya di sini

Pertimbangan pakai ini adalah selain sesui rute sudah include tiket ke shirakawago.

Tiket ini gak dijual di jepang. Jadi hanya bisa di beli di luar Jepang. Kemarin temen kami beli di HIS Travel jakarta dan exchange tiketnya di Toyama station.

Setelah selesai pakai Tateyama Kurobe Option Ticket dari Alpine Route kami lanjutkan perjalanan menuju Kanazawa dari Toyama station dengan menggunakan pass ini

Area coverage

Budget assessment :
  1. Toyama – Kanazawa 3130¥ (Hokuriku Shinkansen)
  2. Kanazawa – Shin Takaoka 2830¥ (Shinkansen). Ke shin takaoka karena pas mau ke shirakawago via kanazawa jadwal bus paginya udah full seat dan siang banget baru ada lagi jadi better ke shin  takaoka yg ga perlu reserve seat
  3. Shin Takaoka – Shirakawago 1800¥ (Kaetsuno Bus) 
  4. Shirakawago – Kanazawa 1850¥ (Nouhi Bus)
  5.  Kanazawa – Kyoto 6700¥ (Thunderbird limited express)
  6.  Kyoto – Morinomiya (Osaka) 800¥ (Limited express train)
         Total harga normal 16.700 yen. Save sekitar 3000an
Takayama hokuriku pass yang nempel di booklet gak boleh sampe lepas. 

Menurut saya, pass ini agak kurang maksimal pakainya karena kami cuma pakai sebagian dari rute yang tercover walaupun sebenarnya udah balik modal juga sih dengan moda transport yang kita pakai.

Tips : biar maksimal pakai Takayama Hokuriku Pass dari Osaka (bandara KIX) berakhir di Nagoya atau sebaliknya. Misal kalau dari arah Tokyo pake bus willer ke Nagoya. Di Nagoya mulai pakai pass ini sampai ke shirakawago dan kyoto/osaka


Kyoto City Bus Pass
Selama di Kyoto 3 hari kita pakai Bus Pass per hari 500 yen. Pakai sepuasnya. Total 3 hari 1500 yen Kami beli di hostel tempat kami nginep (K's House Backpacker kyoto) dan ticket office bus di kyoto station, jangan lupa untuk minta Route Map bus nya biar gak tersesat

Di kyoto ada 2 jenis bus, flat fare (230yen) dan non flat fare. coba cek di web ini lengkap banget sampe ke mekanisme naik busnya
Kyoto city bus

Route bus map yg gak kalah bikin pusing 



Note : kelebihan pakai city bus kyoto ini adalah banyak menjangkau dan haltenya dekat dengan tempat wisata (fushimi inari, kiyomizudera, arashiyama). Kekurangannya jadwal gak sebanyak kereta jadi waktu tunggu lebih lama, plus harus mau agak pusing dikit baca jalur dan nentuin halte nya.

hari ketiga di Kyoto, sorenya kami berangkat ke Osaka

Sampai di Osaka karena udah malem kami hanya pakai pasmo. Kebetulan apartemen juga dekat dengan dotonburi jadi jalan kaki cukup hemats. Kami beli Osaka Amazing Pass di osaka tourist information di OPA building shinsaibashi

Hari ke dua di osaka masih pakai Pasmo untuk ke Universal Studio Japan

2 day Osaka Amazing Pass
Hari ke 3 & 4 kami pakai 2 day Osaka Amazing Pass seharga 3000 yen udah include transport (bus, subway, new train selain JR) dan tempat-tempat wisata di Osaka yang sudah di tunjuk.  Cek di sini
Jalur warna warni yang di cover . Angka kotak pink adalah wisata yg free. Kotak hijau ada discount fee

Yang menurut saya juga udah amat sangat balik modal bangettt

Day 1
1.       Osaka Castle seharga 500¥
2.       Umeda Sky Building 1000¥
3.       Tombori River Cruise 1000¥
      Transportasi subway n city bus (bus flat fare sekali jalan 210 yen)

Day 2
1.      Osaka Science Museum 400 (xtra fee Planetarium Hall 440 yen)
2.       Tempozan Ferris Wheel  800yen
3.       Santa Maria Cruise 1600 yen
4.       Osaka Perfectural Government Sakishima 800 yen
5.       Transport (subway + new tram)

Murahh ! kl ngitung tempat wisatanya aja bisa abis 6000an yen belum sama transportnya.
Jadi osaka amazing pass sangat recomended !

Hari terakhir di jepang kami isi pasmo lagi 2000 yen untuk transport dari apartemen di daerah Matsuyamachi ke KIX itupun masih sisa. Dan bisa pakai buat beli-beli cemilan di bandara.



KESIMPULAN
Selama 14 hari dengan rute perjalanan tsb kalau di total jumlahnya kisaran 48000 itu pun udah masuk tateyama kurobe alpin route dan shirakawago (yang bikin budget bengkak karena bisa abisin 20ribuan sendiri), tiket masuk tempat wisata di Osaka sama isi pasmo yang kepake juga untuk beli makan.