Monday, January 16, 2017

fujikyu highland (Review)

Fujikyu highland, pertama kali saya temukan waktu browsing di japan-guide.com. icon roller coaster dengan gunung Fuji sebagai latar belakang sukses bikin saya penasaran. Ditambah lagi Fujikyu Highland merupakan rumah dari bebrapa roller coaster dengan predikat 'ter....' dalam buku rekor dunia

Kunjungan kami ke Fujikyu awalny masuk di hari ketiga sambil ke kawaguchiko lake, namun sayang hari itu adalah jadwal regular close bulanan. Yang membuat kami rearrange dan mengorbankan itin lain di hari berikutnya. Satu kesalahan karena gak cek web resminya sebelum berangkat. Beruntung kami punya tiket Tokyo Wide Pass jadi gak perlu mikir lagi masalah transport.

Untuk menuju fujikyu, transport yg dipakai sama seperti kawaguchiko. Bisa menggunakan bus atau train dari shinjuku via Otsuki Station. Ada semacam tiket promo bis yg d gabung dengan tiket masuk wahana dan harganya lebih murah (cek di webnya https://www.fujiq.jp).
Untuk train dari shinjuku staton naik limited express ke otsuki station. Dari otsuki lanjut naik fujikyu train, seperti yg pernah saya bahas di posting sebelumnya train Fujikyu ada 2 jenis yaitu reguler & ekspress . bedanya kl ekspress lebih cepat sampai karena hanya berhenti di 3 stasiun yaitu Mt Fuji st, Fujikyu St dan Kawaguchiko St. Keretanya juga lebih bagus dan desaign unik. Kereta juga akan jalan melambat di spot terbaik melihat mt.fuji.

Interior klasik Fujikyu Limited Ekspress (c) by : Iin Setyasari

Kereta berhenti tepat di depan gate masuk Fujikyu Highland dan kami langsung memutuskn untuk beli 1-day pass (5700¥) sebelumnya kami diingatkan sama penjual tiketnya, kamu yakin beli pass? Soalny waktu tunggu wahana bisa 2 jam lebih, karena udh jam 11 siang biar gak rugi. Tapi tetep yakin beli 1-day pass πŸ˜‚. Catetan buat yg kira-kira gak hobi main ekstrim mending beli yg 3-ride pass aja atau beli tiket printilan kl gak salah 1000¥ per ride belun termasuk entrance fee.

Fyi, semua wahana di fujikyu ini 80% ekstrim, dengan 4 roller coaster, wahana-wahana dengan ketinggian. Ada juga wahana horor dan juga sebagian kecil wahana bermain anak.

Karena belum hapal nama dan bentuk roller coasternya kami jalan random aja dan menuju antrian panjang yg ternyata wahana Eejanaika tapi antrian mengular dan info waiting timenya 2jam lebih. Lagipula ini wahana yg palinh bikin pusing sepertinya karena jalannya mundur dan diputer-puter naik turun, jadi skip dulu dh cari yang agak mendingan utk pemanasan πŸ˜‚

TAKABISHA
Bergabunglah kami dalam antrian panjang (yang agak 'mendingan') Takabisha. Kami antri sekitar 1,5 jam. Perut laper mau makan tapi takut mual pas naik roller coaster.
Takabisha adalah salah satu roller coaster yang dapet predikat "World Steepest Roller Coaster", karena punya free fall 121° dan juga 7 loop.

Saatny giliran kami, semua barang yg menempel seperti jam, kalung, kacamata dan tas wajib di taroh loker sebelum naik, kami yang berjilbab dikasih jaket khusus (semacam running jacket) untuk mencegah jilbab kita lepas & terbang.



Review:
Keretanya cuma ada 2 lajur (3 kursi depan, 3 kursi belakang) and here we go! Deg-degan pastinya apalagi track awal langsung gelap, masih aman sampai kami dikagetin karena turun mendadak dalam kegelapan.. Sisanya pasrah.... Takabisha langsung melaju dan membuat kita berputar tanpa ampuun ! Saking parahnya saya sampe ga bisa teriak lagi sampe gak kerasa air mata keluar πŸ˜‚πŸ˜‚bukan nangis sih, kayak kita kalau ketawa bangey itu lo air matanya. Ini kepala n leher sampe ga bisa tegak karena ngelawan gaya. Puncak penderitaan adalah saat kereta nanjak 90° secara perlahan. Aduh itu udah gak bisa dideskripsiin, cuma bisa liat langit sambil pasrah. Temen saya si iin, udah heboh nyebut aja dari tadi. Sampe puncak, kereta di stop dulu beberapa detik biar ada efek digantung. Abis tu di hempas lah kita meluncurr bebas, nukik ke bawah.. Amppuuunn ini rasanya udah kayak kelempar ke udara, bokong dah ga nempel di kursi, badan rasanya dah mo kebalik tapi ketahan sama sabuk pengaman. Parah pokoknya, abis dihempas eh masih di puter-puter lagi. Speechless.....

Link youtube POV Takabisha
https://youtu.be/WzS

FUJIYAMA

review :
Hmm kalau diliat bentuk kereta dan relnya sih kayakny gak sehoror Takabisha. Tapi yang heran kok penumpangnya pada tepuk tangan ya pas mau turun. Lets see.. Tiba giliran kami, barang dititipkan d loker, yang berjilbab tetep dipakein jaket khusus. Keretanya panjang dengan 2 kursi per lajur. Pengamannya cuma sabuk daan pegangan doang (gak ada pengaman badan/dada kayak Takabisha) soalnya emang relnya gak berloop tapii tetep aja kan HOROR πŸ˜‚

Petugas memberikan hi-five sambil melepas keberangkatan kami.. Dan kereta langsung nanjak pelan ke ketinggian 70 meter, so far so good sambil nderedek kalau liat ke belakang. Abis itu meluncur cepatt daann ternyata Fujiyama tidak bisa di remehkan! Ampun cepet banget, mana badan kepental sana sini pas belok πŸ˜‚ dan lagi-lagi kepala dan leher saya tak kuasa menahan gaya, maju ke depan kehempas ke belakang, ada tanjakan kejengkang kebelakang. Parahnya ini roller coaster gak selese-selese rasanya karena memang paling lama di antara yg lain hampir 4 menit. Fyuhh. Gak berlebihan kl pada ngasih applause pas selesai permainan karena emang sukses bikin kita sport jantung.

Link youtube POV Fujiyama https://youtu.be/Xx4


Roller coaster Dodonpa yg masuk dalam rekor tercepat sedang dalam perbaikan, dan Eejanaika, roller coaster (4th dimension roller coaster) paling serem karena jalan mundur terus di puter-puter antriannya sudah di tutup karena cuaca mendung. Syukurr, ada alesan gak naik Eejanaika πŸ˜‚  di Fujikyu semua tergantung cuaca, antrian bisa saja d tutup tiba-tiba karena cuaca buruk.


Selanjutnya Red Tower semacam Hysteria kalau di trans studio bandung tapi lebih tinggi, antriannya jg dikit banget. Tingginya cukup bikin kaki dan tangan saya keringet dingin kl liat kebawah

FUJI AIRWAYS
Selain wahana ekstrim, ada juga yang non ekstrim, salah satunya fuji airways, antrian cukup lama 45 menitan. Dann sangat worth & recommended ! Gak kalah sama 4K nya harry potter di USJ. Disini kita di ajak seolah-olah terbang pake pesawat ke gunung Fuji, lengkap dengan sensasi manuver terbang, angin, percikan air, dan harum bunga-bunga saat melintasi kebun bunga. Kereenn !

Sayangnya kami gak kebagian masuk Haunted House nya karena udah keburu gelap dan antrian udah d tutup. Ini jg masuk rekor rumah hantu terseram. Dan masih banyak wahana seru dan ekstrim lainnya. Tinggal kuat-kuatin antri sama kuat mental aja πŸ˜‚. Overall saya puas sih kesini walaupun sebagian belom dicobain. Pecinta adrenaline-rush wajib banget kesini!

Beberapa tips untuk berkunjung ke Fujikyu highland

1. Cek jadwal regular close di webnya. Jangan sampe udah jauh-jauh malah tutup. Fujikyu bisa aja tutup mendadak karena alasan cuaca terutama wahana dengan ketinggian https://www.fujiq.jp

2. Dateng pagi banget kalau bisa jam 9 udah sampe jadi banyak waktu untuk antri.

3. Hindari weekend, gak weekend aja antrian udah bejibun. Ekstrem ride populer bisa antri 1.5 - 2 jam!

4. Ada aplikasi android untuk cek waktu antrian, udah close atau belum, informatif bgt biar tau prediksi lama antrian. Search Waiting Time Fujikyu Highland di Play store













Sunday, January 1, 2017

Makanan Halal dan Belanja Murah di Jepang

Selama di Jepang bagi saya yang muslim cukup sulit menemukan makanan halal yang sesuai dengan lidah, gak bisa sembarang makan. Ditambah lagi hambatan komunikasi (merkea jarang pada bisa bahasa inggris) dan huruf kanji yang saya gak ngerti. Thanks to google translate yang sangat memudahkan selama pencarian makanan terutama waktu pilih bento di minimart. Walaupun 80% bentonya pas udah dipilih ternyata mengandung alkohol, bebeb (baik daging maupun minyaknya), setidaknya ada salah dua yang bisa dimakan haha. 

Karena fokus di itinerary, kami jarang banget bisa makan di restoran. Paling sering bawa bekal dan jajan di minimart, terus makan dijalan. kalau sempet malem kami makan di luar. Selain di minimart alternatif makan hemat bisa ke Yoshinoya, yang sebenernya saya juga agak ragu tingkat kehalalannya, paling aman pesen yang salmon. Di deket apartemen daerah Shin Okubo, kami juga nemu tempat jual bento set termurah seantero jepang, kita gak tau namanya, tapi ada label 290 yen. Iya semua bento disitu harganya 290 yen, termurahh sejepang, yang paling aman beli chicken katsu, dan kyknya dia gak ada jual daging babi. Semoga beneran campurannya cuma tepung ya. heuu.


Kios bento 290¥. Di sebrangnya ada resto asia Halal (indo, malay, thai, nepal,viet & turki)



with Bento set salmon andalan dari sevel @ umeda sky building
Pengen makan berat secara random di tempat lainnya tapi pas udah muter-muter gak jamin kehalalannya, meskipun tiap resto pasti majang menu dan harga nya di depan restoran tetep gak yakin, nah pas googling nemu deh situs halal media japan dan HHWT (have halal will travel). Dan ada beberapa tempat kuliner Muslim Friendly yang sempat kita kunjungi dan disebut dalam situs di atas. Semuanya kita temukan dengan bantuan Google Maps (thanks again to tecnology) jadi jangan khawatir kesasar

1. Ramen Ouka, halal ramen, Shinjuku (Tokyo)
tempatnya gak jauh dari Shinjukugyoen Mae station subway. Pas sampai di sana kami sempet waiting list sebentar, dan disambut sama mbak-mbak berjilbab yang parasnya indonesia, eh ternyata asal malaysia. Sambil nunggu kami liat-liat menu, harganya cukup lumayan untuk level ramen. Ramen set seharga 1500 yen udah dapat semangkuk ramen, dengan nasi, roasted chicken, dumpling berupa chicken ball, free flow air minum dan secangkir ocha-peach yang wangi. Setelah dapat tempat duduk, sambil ngobrol dengan salah satu pegawai nya yang juga mahasiswa asal indonesia. Owner resto ini adalah asli Jepang dan mualaf, dulu punya resto Ramen non halal juga, tapi setelah mualaf memutuskan untuk mendirikan restoran ramen Halal. Kokinya juga ramah, sedikit-sedikit tau istilah indonesia. Disini kami diajari cara makan ramen yang benar, urutannya abisin Ramen dulu, nasinya terakhir disiram kuah ramennya kayak makan soto gitu.

Review rasanya, kuahnya ringan, kurang nendang menurut lidah saya. Jadi saya banyak nambahin fish powder di kuah ramennya. roasted chickennya enak lah, dumplingnya uenak juga. kesimpulannya tetep harus coba soalnya susah cari ramen halal hehe
Ramen Set at ramen ouka
diajak foto sama chefnya
2. Ayam-Ya Ramen, Kyoto

Tempat ramen halal kedua yang sempet kami datengin adalah Ayamya Ramen di deket stasiun Kyoto (keluar stasiun belok arah kiri, 1 km an lah jalan kaki). Lokasinya strategis dipinggir jalan raya. dan yang spesial adalah disediakan prayer room yang cukup besar (disediakan 2 tempat lagi untuk lakik dan wanita, senangya).
Sistem order nya pakai vending machine, jadi sebelum duduk kita bayar dan order dulu makanannya satu-satu di vending machine. Harganya murah kisaran 500-800 yen. Menu nya gak cuma ramen, ada nasi juga. Favorit saya adalah ramen with exta rich broth salty soup, dan extra rich broth soyu soup. Kabar bagusnya nanti di tawarin mau Medium atau Large, dua-duanya sama harganya. Duh enak banget ini kuah kaldunya kentel bangettt, nendang pokoknya. Jenis mienya lebih tebel dibanding yang kita makan di Tokyo.

yang kuah nya orange spicy !


Kami banyak bertemu sesama orang indonesia di sini (saling tegur dan tukar cerita), di dinding restoran dipajang tulisan-tulisan dari beberapa artis indonesia dan Hanung Bramantyo jg udah sampe sini. sayangnya kami gak sempet tanya-tanya ttg owner dan lain-lain ke pegawainya. Soalnya ini resto rame terus, jadi mba-mbanya sibukk.
Overall kami puas, sampe 2x makan kesini.


3. Naritaya Yakiniku, Gion, Kyoto

Tempatnya agak masuk - masuk gang kecil. Dan kiosnya dibagi dua yaitu Naritaya Yakiniku, dan Naritaya Ramen, jadi tentukan pilihan dulu ya mau makan apa. Karena udah bosen ramen, kami coba-coba Yakiniku setnya. Jarang-jarang kan ketemu beef yakiniku halal di jepang. Pegawai dan koki semuanya asli Jepang. 
Kami order Yakiniku Deluxe Set, tenderloin set dan lain-lain. Dan personally saya suka daging super deluxe setnya, dagingnya tipis, lembut dan juicy.. enak banget. yang gak enak cuman harganya ajah. mayan mihil, kami share menu, abis sekitar 2500 yen per orang itupun gak beli minum. tapi worth to try lah sekali-sekali. Kan kita jarang makan enak di jepang. lol












kios Naritaya Ramen
kios Naritaya Yakiniku, letaknya sebelahan
Cemilan
Sedikit personal favorite snacks yah. hehe. Beberapa cemilan recommend yang sering saya beli di minimart, semua roti-rotinya enak dan muraah, saya suka beli croissant mini yang vanila dan roti butter, bolunya juga lembut-lembut.
 

favorite Pocky
Sering juga beli potato croquet untuk sarapan dan juga ayam goreng tepungnya (semoga halal). Untuk minuman dingin, rata-rata enaak, olahan kopi dan juga cocoa milk terutama punya seven eleven saya suka banget. 
coklatnya kental banget


Belanja

Tujuan kami bukan belanja sih di Jepang tapi berdasarkan pengamatan harga, beli barang-barang besar lebih murah di Tokyo dibanding kota lain. contoh tas Anello yang hits itu, toko di Tokyo seperti shinjuku dan Odaiba bisa lebih murah dibanding toko di Dotonburi, osaka ataupun Kansai Internasional Airport Osaka, bisa selisih 1000 yen. Beli elektronik seperti handphone apel kerowok juga lebih murah di Jepang lo

Spot belanja Tokyo ada di Ginza, Shibuya seperti Harajuku dan Shibuya 109, Tokyo Diver City Plaza di Odaiba dan lain-lain
Kyoto banyak jumpa toko souvenir di jalan masuk menuju Kiyomizudera, area Fushimi Inari Taisha, toko area Gion, Nishiki Market dan bawah Kyoto Tower
Sedangkan Osaka sekitar Osaka castle, dan pusatnya ada di Dotonbori
Kalo belinya di daerah wisata dan ngincer yang tema nya wisata harganya beda-beda tipis sih, memang cukup mahal untuk ukuran gantungan kunci kecil dengan icon wisatanya aja (misal yang gambarnya tori gate atau osaka castle) bisa diatas 300 yen. Alternatif lain untuk oleh-oleh gak usah beli di tempat wisata, belinya tempat lain ajah. 

Spot belanja murah (hampir semua kota ada toko ini)
1. Daiso
Yang dijual pernak-pernik gak penting, stationary unik dan lucu, perkakas rumah tangga, sampai makanan. Tapi kl kata saya sih makanan gak gitu banyak macemnya. Semua dihargai 100 yen per item plus tax 8% jadi total 108 yen saja. Barang-barang yang gak berlabel harganya sama. Kecuali yang berlabel.
Daiso terbesar yang saya singgah ada di Harajuku street punya 3 lantai, di kyoto tower juga ada, dan surpringly nemu lagi di Kansai Airport (KIX) osaka. Hold your yen, barangnya lucu-lucu.


2. 100 yen shop
Konsepnya sama seperti Daiso, sama-sama jual barang serba 100 yen belum include pajak. Nemu payung transparan termurah disini kena 100 yen jugaa. daan agak-agak menyesal beli payung gak dibawa pulang, ternyata pas di bandara banyak juga yang bawa payung transparan buat jadi oleh-oleh

3. 3 coins
ini saingannya Daiso, tapi dengan harga serba 300 yen (belom pajak). di sebut 3 coins asal kata 3 koin 100 yen. Barang yang di jual disini lebih keliatan fisiknya dibanding Daiso, semacam tas, tempat hp, sendal, mug, jam dinding, handuk, stoking dll. 3 coins juga tersebar di kota besar, di shinjuku saya liat ada di dekat South Exit shinjuku station. di Osaka ada di Dotonburi dan KIX, dan saya sendiri kalap di Osaka. Berhubung osaka adalah tempat terakhir jadi gak berat kl gotong oleh-oleh kan. dan faktanya adalah selama 4 hari di osaka, 3 x ke dotonburi, 3x juga ke 3 coins. hedehh
di 3 coins ada program Duty free untuk minimal belanja nominal tertentu, dengan sistem klaim ke bagian Tax Refund di counter tourist information building. Lumayan.
antrian di counter Tax refund, banyak tapi waktu tunggunya gak lama

hasil belanja kolektif, lumayan dapet refund 700 yen. wkwk


4. Don Quijote !
Sebenarnya ini toko nemu gak sengaja, sambil nunggu antrian Tonbori River Cruise di Dotonbori, Osaka. Kok ada toko rame ya. Masuk lah kita, dan kalaplah kita liat makanan kok macem-macem terus murah. Baru sadar pas keluar liat banernya kalau ini toko Don Quijote yang memang terkenal itu. Kami memang gak wisata belanja jadi gak cari tau spot belanja bagus. Don Quijote tersebar di mana-mana, kl gak salah di Tokyo juga banyak yang besar, maskot berupa pinguin biru putih yang besar membuat mudah orang melihat toko ini.
Toko ini sangat recomend untuk beli oleh-oleh makanan seperti Kitkat yang limited edition (di KIX juga banyak sih), Pocky yang aneh-aneh berbagai ukuran, coklat-coklat jepang dalam bentuk packing untuk bagi-bagi temen kantor, biskuit-biskuit, kosmetik, bumbu masak, eletkronik, perabotan pokoknya lengkapp
Don Quijote Dotonburi, foto bagian depannya aja, gak kepikiran foto bagian dalemnya karena kalap

5. Toko kosmetik dan farmasi seperti Matsuyamoto, dll
jual kosmetik dan toilletries Jepang sampai beberapa makanan ringan.

6. KIX (Kansai International Airport, Osaka)
bagi yang gak sempet belanja, di KIX juga buanyak banget toko-toko, dari Daiso, 3 coins, toko souvenir, tas anello, makanan macam kitkat dan pocky aneka rasa, tokyo atau osaka banana, mochi-mochian, coklat Ferroro Rocher, sampe liquor ada. Gak rugi kalo cepet-cepet dateng ke bandara, bisa window shopping  soalnya jadi gak bosen nunggu waktu. 

Daiso & 3 coins KIX letaknya sebelahan
aneka kitkat di KIX