Sunday, July 2, 2017

(Singapore) Arab Street & Haji Lane - Bugis Street - China Town - Lau Pa Sat - Gardens By the Bay - Marina Bay LightShow

kebetulan kami menginap di daerah Arab Street, tepatnya di aliwak park hotel. Jadi rute jalan pagi itu kami mulai dari skitar Arab Street. kelebihan menginap daerah sini adalah gak sulit cari makanan halal. sepanjang jalan banyak restoran india (singapore zam-zam dan sekitarnya) relatif murah dengan porsi yg melimpah, melayu, ramen halal dan masakan indonesia.

Arab street 

Bangunan di pinggir jalan utama bergaya kolonial, 2 lantai tampak berjejer rapi. Lalu lintas jalan searah nya gak begitu ramai.

Sekitar arab street


Sultan mosque
Konon ini adalh satu-satunya masjid yang boleh mengumandangkan azan dengan pengeras suara di singapore. Di depan mesjid ini ada gang yang penuh dengan deretan hostel low budget, makanan halal, meksiko, dll. Suasananya juga tenang.

Sultan mosque
Sekitar sultan mosq penuh hostel dan resto

Tembok hits dekat sultan mosq

Tak jauh dari sultan mosque kami memutuskan untuk Sarapan di Kampong Glam Cafe. Sebuah warung makan melayu yang tak pernah sepi pengunjung. Selain emang murah kisaran harga per menu kisaran 3-6sgd. Menu yg ditawarkan juga sesuai lidah org indonesia. Meskipun rasanya relatif manis khas malay (kurang nampol sih). Untuk menu sarapan hanya ada mi rebus, nasi campur dan lontong sayur. Sedangkan menu variatif lainny tersedia di sore hari.
Menu sarapan di kampong glam cafe
Lontong sayur ala kampong glam cafe. Rasanya manis. Only 3 atau 4 sgd gt. Murce


Selanjutnya kami menuju Haji Lane.
Haji lane sesungguhnya adalah sebuah gang yang penuh dengan toko dengan exterior lucu dan beberapa ruas dinding dengan macam2 lukisan mural full colour (mirip di malioboro). Jadi kebanyakan orang kesini hanya untuk foto di tembok2 hits 😂

Saran kalau mau foto lebih baik berangkat pagi karena toko belum pada buka.


Lorong Haji Ln

Tembok hits instagrammable


Bugis street (dari Haji Ln pakai bus)

agak bingung sih awalnya mbayangin bugis street kayak apa. Ternyata dia semacam pasar beringharjo. Jadi sepanjang jalan pasar indoor ini isinya souvenir, coklat-coklat, baju, mainan, streetfood dlllll. kalau souvenir sih standar ya gantungan kunci atau magnet di bugis street rata-rata 10 sgd bisa dapat 5-6 biji. coklat gak begitu banyak, masih lebih banyak varian di Mustafa centre
Kalau baju-baju kebanyakan didatangkan dari cina. harganya termasuk murah, ada yang serba 10sgd. tapi kualitas nya ya standar olshop lah. di bugis street ada mall Bugis junction yang terdiri dari 2 gedung dengan connecting bridge melintas jalan raya.
Inside bugis street

Jus serba 1sgd

Kaya Ball smacam pukis ala SG

Sebuah pertanyaan dgn bahasa melayu mepertemukan saya dengan seorang mbak2 yang kerja di sg, tapi setelah tau sama2 dari indonesia akhirnya ia memutuskan ikut menemani kami 

China town (dari bugis pakai MRT)

Sebuah kawasan pecinan dengan arsitektur bangunan lama kolonial bergaya cina. Khas dengan dominasi cat dan lampion merah di bebrapa sudut. kami kurang explore tempat ini karena udah kadung laper tapi ragu mau makan di daerah sini. akhirnya kami jalan kaki menuju Lau Pa Sat (food court centre). kata orang-orang di china town bisa dapat lebih murah lagi beli souvenir, tapi saya belum membuktikannya

Oiy pas transfer MRT di chinatown kami nemu toko serba 1dollar (value$) dan ini murah2 banget harganya. Pringles aneka rasa dapat hrga 1 sgd. Murah kan

Toko serba 1sgd 

Bangunan di chinatown

Lotre/togel is legal here 😂


Lau Pa Sat (jalan kaki dari chinatown)

Jalan kaki dari chinatown terbilang lumayan. Soalny mau naik MRT nanggung muter lagi. Kl naik bus gk ada jalurnya. Wes lah jalan kaki. Meskipun cuaca panas, kita gak banyak kena matahari karena bisa jalan di bawah jalur gedung2 tinggi yg bisa di lalui pedestrian.
Lau Pa Sat sendiri dikelilingi gedung2 tinggi perkantoran. Letaknya ditengah perempatan jalan.

Lau Pa Sat food court

Macem-macem makanan ada disini, dari chinese, india, melayu, sampai korea. bagusnya tiap kedai mau ngasih tau kalau makanannya non halal. tempat cuci piring nya juga dipisah lo ruangannya yg halal dan non-halal. Jadi insyallh utk muslim gak khawatir makan disini. Pilihan yg paling aman makanan india, melayu dan vegan food. Pernah saya udh ngeces ama pilihan varian Laksa yang keliatannya enak2 banget tapi ternyata sama pemiliknya dibilang kl ini non halal. Hikss pupus sudah. 😢
Rice tea - dgn sup teh ijo rasa jamu. Edisi salah pesen 😂😂 nasinya cuma pakai lauk, teri, kacang, kacang panjang. Menyesal gak pesen nasi ayam ajah 😂
ruang cuci alat makan halal dan non halal dipisah

Gardens by the bay (MRT)

Sebelumnya kami sudah beli tiket online di govoyagin.com dan ini situs beli tiket online termuraahh.. kemarin pas ada diskon 33% dari harga normal 28 sgd, cukup bayar 21 sgd sajaa (belinya kudu punya cc tapinya karena pembayaran internasional). Setelah bayar kita akan dapat email balasan berupa link untuk print e-ticket, saya sempet alami trouble kl tiketmya gak muncul dan menghubungi kantor by email. Syukur pihak kantor sangat fast response dalam menanggapi email saya. 

Sampai di area gbtb, karena sudah punya tiket jadi gak perlu antri lagi untuk beli. Tapiii.. karena untuk masuk ke arena kebun indoor (dome) gardens by the bay itu cukup jauh dan kaki kami udah mo potel karena udah jalan seharian, akhirnya terpaksa ikut antrian lagi deh untuk beli tiket naik kereta (3 sgd) ke dalam. hiikkss antrian nya campur ama yang mau beli tiket masuk kan, mana panjang pula untung cepet. 

Naik train ala mobil golf panjang sampai k arena kebun indoor dome). saya antri sebentar untuk redeem tiket dan dituker dengan tiket asli. kemudian sadar akan belanjaan yang cukup lumayan maka kami sewa loker. Lokernya pakai koin. Yang gak punya koin bisa tuker di mesin coin changer dalam Guest Service yang letaknya harus jalan lagi dikit (aga ga ergonomis sih naroh mesinnya, biar gak di colong kali ya kalo di taroh outdoor wkwk). sambil ke guest service kami sambil tanya dong ada praying space atau gak? di jawab gak ada, dan petugas menyarankan saya ke mesjid aja di Bugis (ajegile jauh2 ke sini, suruh balik lagi ke bugis. lol) padahal di situ ada space kosong bisa buat solat, tapi yasudlahh kl gak dikasih tempat, kita hunting nursery room sajha buat tempat solat dadakan. 

Flower Dome
masuk flower dome langsung disambut harum wangi bunga dan udara yang sejuk dingin. Setiap musim biasanya flower dome menggelar atraksi musiman yang berbeda, bulan ini bintang tamunya adalah Tulip !
selain tulip aneka bunga jenis lain, dan juga kaktus menghiasi kebun indoor ini. ada restorannya juga  diruang terpisah tapi hanya dibatasi kaca, yang kebetulan lagi disewa untuk resepsi pernikahan. waaa keren yaa.


Cloud Forest Dome
ini menurut saya paling top. dari luar keliatannya cuma air terjun gitu doang, tapi begitu masuk kedalam berasa dalam dunia avatar (hehe lebay). btw, disini merupakan air terjun buatan indoor tertinggi di dunia. tur di cloud forest dome ini dimulai dari lantai paling atas (puncak air terjun). ada 2 opsi naik ke atas yaitu dengan lift yang tentunya antri dan tangga ! kami tentunya cari cara cepat biarpun agak capek yaitu naik tangga. 

OCBC Skytree
Tiket masuknya terpisah dari masuk dome, skitar 8sgd. Naik ke skytree tergantung pada cuaca, kl mendung kita gak bisa naik karena takut kesamber geledek. Waktu kita diatas juga di batasi hanya sekitar 15 menit saja, dan gak boleh overkapasitas. Saat kesana kebetulan cuaca lagi mendung shingga kami harus menunggu cukup lama sampai cuaca cerah dan loket tiket pun kembali dibuka. 



Skytree Lightshow 

schedulenya 2x tayang tiap jam 7 dan jam 8. waktu shownya sekitar 15 menit. ohiiya untuk menyaksikan ini gratiss. gak perlu bayar tiket masuk dll. tinggal duduk cantik. 


dari GBTB kami menuju esplanade, balkon mall marina bay sand untuk lihat light show

Marina Bay Sand Light Show

Dari area GBTB cukup jalan kaki menuju esplanade, kita melwati jalan diantara 2 gedung maria bay sand hotel, masuk dalam mall yg isinya merk high end branded dan keluar menuju balkon yg bersebrangan dengan merlion park. IMO mall ini cuma rame orang pada lewat doang sih. Tokonya dalamnya si sepi.

Karena jadwal lighshownya berlangsung setiap hari maka udah cukup banyak orang2 yg nunggu sambil duduk lesehan disana. Tiba dekat jam show, orang2 udah bergerak maju. Eh tenyata saudara2 udah ditungguin luama dia gak muncul juga. Ternyata lagi ada rekonstruksi, padahal disitu gak ada pengumuman sama sekali. kecewa deh penontonnya di pehape padahal udah 1 jam an gitu pada nunggu. so sad. 

btw MBS Lightshow bisa di lihat dari 2 sudut pandang yaitu dari gedung marina bay sand atau bisa juga dilihat dari merlion park karena letak mereka bersebrangan



1 comment:

Dinilint said...

Aku pas di Singapore juga jalan kaki kemana-mana,, soalnya trotoarnya nyaman banget,, apalagi kalo bisa nembus mal,, mayan ngadem dulu. Baru kerasa pegelnya kalo udah nyampe hostel,, trus dipake tidur deh.