Senin, 21 Januari 2019

Pengalaman naik Bernina Express

Bernina Express, adalah salah satu dari TIGA kereta wisata di swiss (selain Glacier Express dan Golden Pass). Awal mula tahu ada kereta ini, waktu googling wisata di swiss.  Dan, senengnya kereta-kereta ini tercover dalam Eurail Pass (alias GRATIS, jadi sayang banget kl dilewatkan karena harga normalnya mahal). Meskipun rute jadi agak muter dari Milan ke Zurich via jalur Bernina tapi gak apa-apa karena pemandangannya bener-bener baguss, bener kalau ada yang bilang cara terbaik menikmati pemandangan swiss itu adalah dengan kereta. sangat direkomendasi bagi pecinta alam, atau pecinta kereta, asal jangan sampe ketiduran aja di jalan hehe.
Ini yg tertangkap kamera 😭
Bernina express x daun musim gugur

fyi Bernina Express, melewati jalur rel Bernina yang melintas naik dan turun punggungan pegunungan alpen dari Tirano (italy) dan berakhir di Chur (Swiss) atau sebaliknya dengan waktu tempuh 4 jam. Untuk menuju Tirano (italy), bisa naik kereta selama 2 jam dari Milan. Atau kalau start/finish dari Chur (swiss), jaraknya 2 jam kereta dari Zurich. Jadi total perjalanannya kalau rute kalian mirip2 saya, Milan - Zurich via Bernina adalah 8 jam duduk di kereta plus spare waktu 1-2jam nunggu waktu. Kereta ini cuma berangkat 3x dalam sehari jadi pastikan waktunya bener-bener pas biar gak ketinggalan, cuaca juga bisa jadi faktor pertimbangan, karena kalau kabut pasti syedih gak keliatan, tapi cuaca di gunung gak bisa di tebak sih kadang di bawah kabut, di atas cerah. Bernina Express juga berhenti di beberapa stasiun, jadi kl ada yg niat hiking atau nginep di gunung bisa juga. untuk info jadwal, rute dan harganya bisa cek di web nya yang ini

jalur dengan garis biru adalah rute bernina express

Salah satu stop utk yg mau hiking - alp grum

Autumn colors 😍 - 23 okt 2018

Selain kereta Bernina Express, jalur ini juga dilewati kereta regional biasa yang harganya lebih murah tapi harus gonta ganti kereta dan waktu tempuh lebih lama. Jadi bagi yang gak berencana beli Eurail Pass tapi pengen lebih murah, bisa pakai alternatif ini. Selain itu yg berbeda dari kereta Bernina Express dari kereta regional biasa adalah kacanya lebih kinclong (soalnya tujuannya liat pemandangan) dan gerbong kelas 1 nya punya jendela lebih besar dan lebar sampai ke sebagian atap gerbong. Kalau kami kemarin naik di gerbong kelas 2 jadi jendelanya biasa gak selebar kelas 1, karena Eurail Pass kami jg kelas 2 tapi ya sama aja lha wong sampenya juga sama hehe. Saran saya, kalau berangkat dari Tirano pilih kursi di lajur kiri dari arah pintu masuk stasiun, pemandangannya lebih banyak bagusnya, meskipun yang kanan juga bagus si. Lebih bagus lagi kalau cari gerbong yang sepi, jadi bisa pindah-pindah duduk sisi kanan kiri. Di Bernina fasilitasnya juga lengkap ada banyak colokan dan wc. wifi sepertinya gak ada ya (gak seperti di kereta antar kota/negara)



The train

Gerbong class 2 bernina express

Taroh koper di tempat bagasi


Sebagai referensi, Kami berangkat dari Milan sekitar jam 10 pagi, sampai di Tirano jam 12 siang. Sambil menunggu kereta Bernina selanjutnya menuju Chur yang berangkat pukul 14 siang, kami masih sempat berkeliling sambil cari makan di Tirano, kota kecil perbatasan Swiss-Italy (tapi udah kerasa nuansa swissnya). Naik Bernina selama 4 jam, lalu sampai di Chur sekitar jam 18. dan langsung pindah kereta lagi menuju Zurich  (1 1/2 jam) sampainya sekitar jam 8 malam. Semua jadwal kereta regional di swiss dan italy kami cek di aplikasi Rail Planner, atau lebih akurat lagi bisa cek di web kereta swiss https://www.sbb.ch/en/home.html

sedikit view dari Bernina Express yang terekam video 


Jalan desa

Penginapan di jalur Bernina

Di fotoin sama owner resto di Tirano. Baik sekalii

Lake Bianco

Landwasser viaduct

3 generasi 😍

Officially in love with switzerland 😍

Next city : Zurich, Interlaken & Grindlewald







Selasa, 25 Desember 2018

Roma banyak copet ? - 1st day

Hari pertama !
21 Oktober 2018
Kami sampai di Fiumicino airport, Roma sekitar jam 11 siang. Tak ada kesulitan saat melewati gerbang imigrasi walaupun visa schengen kami dari Belanda. All went smoothly,  mungkin juga krn kami kelamaan di WC dan di atm, jadi pas lewat imigrasi udah gk ada lagi yg antri. 

Karena pada saat itu sudah masuk waktu checkin, kami langsung menuju hotel utk drop barang2. Hotel kami ada di dekat stasiun Termini. Pertimbangannya biar gak terlalu jauh bawa barang dan juga kami cuma 2 hari aja di roma. 

Kami langsung aktifkan Eurail Pass hari itu juga, and fyi kl kamu pengguna kelas 2, kereta yang tercover bukan kereta express (leonardo express) yang langsung menuju Termini (central station nya roma) tapi hanya kereta Regional (trenitalia) dan nyambung metro baru smpe termini. Eurail Pass hanya mengcover kereta antar kota dan negara, belum termasuk transport di dalam kota, jadi untuk tiket metro kami harus beli lagi.

by the way kata orang, ada beberapa kota yang sadis copetnya, salah duanya Roma dan Paris. Dan, di roma udah kerasa aura 'nakal' nya 😅. Baru juga nginjakin kaki di metro, karena muka msh agak bingung cara beli tiket metro di mesin, ditambah kita juga bawa koper yang mana cukup mengundang perhatian, tetiba di samperin 2 anak usia 7-10th, sok baik gitu ajarin kita cara beli tiket di mesin, nah sambil nunggu tiketnya keluar diajakin tos segala, eh tau2 pas uang koin kembalian kita keluar, dia minta dengan muka yg memelas (alesanny untuk makan) untung cuma 50 cent aja. haha. Terus Sampai di Termini, pas cari lift untuk naik (krn kami bawa koper) ketemu cewek yg niat ngasi tau kita jalan keluar, tapi aneh kyk di puter-puter, kami ragu mau ikutin dy, sampai ada bapak2 baik yg ingetin kita 'watchout your bag, there are so many thieves here' .. damn, apakah sengeri itu di roma 😂. Tapi bener deh itu mbak2 niat banget mo nunjukin kita jalan, kita sampe diikutin gitu, kesannya kyk maksa kl lu harus ikut gue.

Setelah drop barang, sore itu meskipun nanggung kami beli 24h pass di mesin tiket, yg valid d pakai utk metro, bus dan train. Di roma, naik metro perlu masukin tiket di gate otomatisnya. Gak punya tiket gak bisa masuk. Beda kyk bis, kl di bis masih bisa curi2 naik tanpa harus tunjukin tiket. Apalg roma hampir selalu penuh bisnya (sama turis), jadi supir gak akan repot2 ingetin kita nge-tap tiket di mesin otomatis. Gak punya tiket jg gak ketauan 😂 tapi kl lagi apes kena sidak tiket ya siap2 aja di denda berlipat2. 

sedikit info harga tiket public transport yang kami pakai di roma :
- 24 hour pass (valid utk subway/metro, bus dan train) harga 7 euro, bebas pakai sepuasnya 24 jam
- one way ticket (valid utk 1x naik metro, atau bus selama 100 menit perjalanan) harga 1,5 euro

Agenda kami hari pertama
- ke Coloseum yang ternyata 1 komplek dengan Palatino, altar the Fatherland  dan reruntuhan bangunan kerajaan Romawi lainnya. Di area ini rame banget kelompok2 orang yg main musik, dance, atraksi lukis, dll. Maka dari itu  hati2 dengan keramaian. Tas selempang saya hampir di gerepe2 oleh gerombolan anak2 abg yang pura2 bertanya sambil bawa peta, saat sy lagi ambil foto pake hp. Untungnya temen saya sadar, dan segera menarik saya dari gerombolan abg itu. hari pertama di roma kok gt amat ya 😅. 
- Trevi Fountain, yang ternyata kolamnya lebih besar dari ekspektasi saya.

Tips traveling di Roma
- selalu hati2 sama orang yg tampak baik, bisa jadi dy pura2 baik
- kl tiba2 di kerubungin gerombolan anak2 lebih baik menghindar, atau berlagak tidak tertarik. Serius, yg usil justru geombolan anak2 gitu, denger2 mereka bisa kerjasama tim lo urusn copet, ada yg tugas mengalihkan perhatian, dan ada yang tugas gerepe2 tas.
- berusaha terlihat cuek dan tidak bingung, act like a local pokoknya. tapi semua kejadian tersebut diatas cuma terjadi di hari pertama doang kok. hari kedua di roma dan seterusnya di eropa, bahkan paris yg katanya lebih banyak copet, semua aman terkendali.



Senin, 19 November 2018

Itinerary Eropa selama 14 hari dan Turki 2 hari



Musim gugur kembali menjadi pilihan untuk mbolang di tahun 2018. Dan Alhamdulilah kesampaian, hunting tiket promo kami dapat di salah satu akun instagram jual beli tiket pesawat promo di bulan Desember 2017, hampir 1 tahun sebelum keberangkatan!. Kami dapat tiket PP turkish airilines jakarta - roma (via istanbul) dan Amsterdam - Jakarta via istanbul plus minta extend 2 hari di istanbul pas baliknya, lumayan kan sambil transit sekalian jalan hehe.


Setelah beli tiket, beberapa bulan kemudian, mulai mikirin itinerary, transport, penginapan dan lainnya.  Tahun ini saya berangkat bersama 2 orang temen perempuan jg yg dulu pernah trip bareng juga ke jepang. Jadi udah banyak tau kebiasaan dan karakter jalannya.

Untuk visa kami urus sendiri tanpa bantuan travel agent, selengkapnya bisa klik di tulisan ini

dan Ini list kota yg kami kunjungi dari tgl 21 oktober - 6 november 2018 (14 hari eropa /8 negara/14 kota + 2 hari di turki) :
1. Roma, Italy
2. Vatican, Italy
3. Milan just for night stay. Take Bernina Express train from Tirano (italy) ke Chur (switzerland)
4. Zurich (switzerland)
5. Interlaken - Iseltwalt - Grindelwald (explore First)
6. Grindelwald-lauterbrunen - Interlaken - Zurich
7. Rencana langsung ke Munich tapi schedule kereta berkata lain, terpaksa ke Stuttgart (german)
8. Munich (german)
9. Prague (czech)
10. Berlin (berlin)
11. Paris
12. Belanda via Brusel (belgia)
13. Istanbul & Cappadocia

Rincian itinerarynya, yang di rencanakan dan yang terealisasikan
Itinerary eropa 14 hari & turki 2 hari
Persiapan, BUDGET ? dan transportasi

Membahas masalah budget sebenarnya tergantung ke negara mana, dan pakai transport apa. Tiket promo ke eropa PP termurah kemarin pernah saya liat nyentuh di 5 juta. walaupun jarang banget nemunya paling 1th 1-2x. range 7,5-9jt juga udah termasuk  harga promo untuk harga return jakarta.

Transport selama pindah kota dan negara di Eropa bisa pakai bus, kereta atau pesawat. Tipsnya pesan tiket 3 bulan sebelumnya, harganya bisa 50% lebih murah. Tapi kekurangannya gak bisa cancel dan strict banget jadwalnya, kalau ketinggalan hangus deh itu tiket. Untuk cek harga dan order tiket bisa lewat aplikasi mobile Go Euro disitu lengkap opsi dan harga dari kereta sampai bus. Beberapa kereta cepat di Eropa butuh biaya reservasi seat yang gak murah bisa 10-30 euro di luar harga tiket. Untuk referensi tentang kereta ada website personal, itu lengkap banget ngulik jalur kereta dunia boleh cek dan baca baca www.seat61.com . Kemarin saya sempet stuck keabisan ide karena gak kebagian seat kereta Paris -Brusel - Amsterdam (karena gak reservasi hari sebelumnya dan ada kuota terbatas untuk pengguna Eurail Pass), cek tiket bus pas hari H mahalnya juga ga masuk akal. Dan disaat kepepet inget web itu langsung liat ada kereta rute alternatif ke amsterdam walau biaya reservasi seatnya jadi agak mehong. tapi tak apalah daripada harus cancel penginapan dan jadi gembel di paris. Selain kereta dan bus, naik pesawat juga bisa jadi alternatif pindah negara yang letaknya jauh banget, misal dari Berlin ke Paris, untuk hunting tiket pesawat bisa lewat www.skyscanner.com

Kalau gak mau ribet mikir beli tiket antar negara bisa juga beli Eurail Pass, kartu sakti naik kereta dan beberapa perusahaan bus selama di Eropa. Kalau punya eurail pass biasanya ada diskon khusus untuk naik ferry, naik kereta ke London dan lainnya bisa cek di web resminya www.eurail.com . Eurail pass macam-macam jenisnya ada yang first class & second class. Ada yg berlaku sebulan, 2 minggu, 1 minggu. ada jg yang bisa dipilih beberapa negara aja atau Global (semua negara eropa). Dan beda-beda juga harganya, suka berubah sesuai promonya. Sedikit bahas tentang class Eurail Pass, dulu untuk usia diatas 24 th wajib beli yang first class, gak bisa second class dan itu mehong harganya, nah mulai tahun 2018 ini dicoba second class bisa dibeli untuk dewasa diatas 24 tahun. Plus, ada diskon khusus (saver) untuk grup (lebih dari 2 orang) yang selalu pergi bareng jadi cuma pakai 1 kartu aja.

Pas banget kita berangkat tahun ini, jadi kita gak ragu lah untuk beli Eurail Pass tapi cukup yang second class, dan kita beli yg saver karena selalu pergi bersama. Mayan selisih 2jutaan. Berhubung hasil kalkulasi beli tiket ketengan sama kayak kalau beli Eurail Pass yaudah deh beli secara kita loncat banyak negara. Walaupun nampaknya banyak diskon, yah cukup mehong juga sih heu, tapi kelebihannya eurail pass ini bebas pake kereta apa aja asal tercover, dan kalau ketinggalan kereta gak perlu pusing beli lagi (ini berlaku utk kereta yang non reservasi). Kemaren kita akhirnya beli eurail pass yg judulnya Global Pass 15 days continues Second Class category Saver seharga 406.5 euro plus fee boking 5 euro per orang, di kantor perwakilan penjualan eurail pass di Jakarta www.eurobytrain.com , kartu ini valid dipakai kemana aja selama 15 hari di gerbong kereta kelas 2 dan wajib pergi bersama,

Pengguna Eurail Pass bisa cek aplikasi RailPlanner untuk tau jadwal dan kereta yang tercover, tapi aplikasi ini gak sepenuhnya update pemirsa, terutama untuk kereta-kereta di Jerman. Contohnya : Kemaren kita rencana ke Munich dari Zurich, biar gak kemalaman sampe Munich kita ambil kereta yang gak direct (1x ganti kereta di Stuttghart) karena berangkatnya lebih awal. Eh ternyata tanpa pemberitahuan di layar keberangkatan stasiun,itu kereta gak nyampe stuttghart dong, karena ada perbaikan rel. terus kita turun di stasiun yg masih jauh dari stughart. Haduh itu bingung, mana udah malem. Nanya petugas jg gak begitu jelas, bahasa jadi kendala karena ini stasiun kecil dan kita gak paham pas ada pemberitahuan dari speaker. Mau ganti rute lain menuju Munich takut keretanya gak jelas juga, akhirnya setelah berjam-jam dan gonta ganti kereta nyampe juga di Stuttghart, seluruh kereta jalur itu delay parah dan kita akhirnya gak jadi sampe di Munich malam itu. Hasil tanya ke orang-orang di stasiun kalau di Jerman (atau naik kereta dari dan ke Jerman) lebih baik cek jadwal lewat aplikasi DB Navigator (DB adalah perusahaan kereta jerman) karena lebih update dan informatif kl ada jalur kereta yang diperbaiki atau ada yg cancel.

Selain transportasi antar kota/negara yang harus di pikirkan adalah transportasi dalam kota. Eurail Pass tidak menanggung transportasi dalam kota, kecuali S-Bahn di Jerman. Jadi biaya untuk transport dalam kota di anggarkan sendiri.

Selain transport, anggaran wajib lain selain Penginapan adalah LOCKER. Loker ini dibutuhin banget kalau kita udah checkout tapi gak mau balik ke Hotel dan prefer taroh barang di stasiun biar gak buru-buru, atau cuma nginep semalem tapi males bawa barang ke penginapan. Dan selama europe trip, nitip loker paling mehong adalah di negara swiss. Udah lokernya kecil (gak muat di pake bareng) mehong pula, di Zurich station per 6 jam loker ukuran medium di 7chf, per 3 jam selanjutnya berlaku argometer. belum 24jam totalnya udah 13chf, jebol kantong wkwk. Yang paling murah di jerman 5-6 euro per 24 jam udah dapet ukuran Large dan bisa muat 3 koper (2 koper kabin + 1 koper 24"), hemat beb.  Di prague station juga murah 10czk (4-5 euro) per 24 jam bisa pake bertiga. Cara pake loker tersebut rata2 dengan masukkin uang koin. Kecuali di Belanda, lokernya udaha pake edc (debit/cc) karena di Belanda semua pembayaran fasilitas umum udah cashless. Di turki, karena mau ke capadocia dan sehari muter istanbul kami juga putuskan untuk pakai loker di Atturk airport keberangkatan internasional, 1 loker bisa muat 3 koper + 1 tas jinjing (walaupun agak di paksa dikit), gak apa2 lah biar hemat 24 jam kena 140 lyra bagi 3 , daripada rempong naik turun geret koper yg udah bertambah  beratnya karena oleh2 ini :D

Di swiss dan prague, mata uang mereka masih beredar dan jarang pakai euro. Jadi klau kalian baru masuk negara tsb dan cuma punya euro, better gak tuker uang dulu tapi belanja aja sedikit di toko, nanti di kasih kembalian pake mata uang lokal, perjanjiannya begitu. Soalnya kl udah keburu tuker di money exchange, mereka akan ada biaya admin yang gede persennya, kayak di Praha, masak adminnya hampir 30% sendiri. Rugi bandar.

Detail lainnya nanti dibahas di postingan per kota/negara deh ya, biar blog ini jadi rame dan ada isinya hehe. semoga niat ini bisa terlaksana :D



Senin, 12 November 2018

Pengalaman Urus Visa Schengen lewat Belanda

Setelah hunting tiket promo dari akhir tahun 2017 lalu untuk berangkat oktober 2018 (lama bingit yak 😂). akhirnya tiba juga saat-saat ribet urus visa, yak visa scengen sebagai satu koentji bisa masuk Eropa dari pintu mana saja.

Hasil googling sana-sini, akhirnya kami memilih Belanda sebagai negara tempat dikeluarkannya visa Scengen. Karena katanya, negara ini masuk salah satu yg paling 'baik' memberikan visa selain Austria. Tapi alangkah baiknya ngurus visa bukan lihat dari baik nggaknya negara ngasih visa ya. Karena ada hal penting lain yg dipertimbangkan agar kita bisa dapet visa dari negara tsb, seperti negara tsb adalah negara yg pertama kali kita datangi atau negara dimana kita stay paling lama.

Beberapa negara Eropa sudah mempercayakan pengurusan visa nya melalui VFS GLOBAL, termasuk Belanda. Apa itu VFS Global? Ia adalah sebuah perusahaan jasa yg dipercayakan kedubes negara2 eropa untuk menerima dokumen utk visa kita-kita ini. Utk kemudian di kirim vfs ke kantor perwakilan Belanda (kl ga salah di kirim ke Kuala lumpur). Jadi sekarang urus visa gak perlu datang ke kedubesnya, cukup datang aja ke kantor VFS.

Kira-kira ribet ga si urus persyaratan visa nya yg seabrek tanpa bantuan jasa travel?

Kalo menurut saya sih, semua persyaratan yg tercantum di web nya sudah cukup lengkap. Jadi buat apa lagi pakai bantuan jasa travel, malah dua kali pakai jasa kan? Kelebihannya kl pakai jasa travel mungkin gak perlu lagi susun itin, dan terima beres & serahin dokumen pribadi aja. Plus pendampingan saat datang ke VFS. Loh? Pake dateng ke kantornya juga ya? Yuhuu.. visa scengen mewajibkan kita datang saat proses aplikasi karena akan dilakukan pengambilan data biometrik (sidik jari, dll) jadi tetep ga bisa diwakilkan oleh orang lain.

Nah disini saya mau share tahapan plus tips urus visa Scengen Sendiri lewat VFS GLOBAL tanpa bantuan travel agent.

1. Daftar/ registrasi online lewat situs resmi VFS global. Minimal 90 hari sebelum tanggal keberangkatan

2. Memasukkan daftar pendaftar (mau daftar grup/ sendiri bisa) dan menentukan jam dan tanggal kunjungan.  Setelah yakin dengan jadwal yg kita buat, maka kita akan dapat no rekening dan jumlah biaya registrasi nya, sekitar 400ribuan lebih per orang. Transfer lalu kita akan dapat nomor registrasinya. Ini hanya biaya registrasi aja ya, bukan biaya urus visanya, bayar visa dilakukan saat hari H pengurusan. Disini juga bisa pilih tambah fitur pemberitahuan lewat SMS, dengan tambahan biaya tertentu.

3. Lengkapi syarat-syarat dari negara tujuan yg sudah tertera dalam situs VFS global

4. Datang ke kantor VFS global saat hari H appointment. Pastikan di waktu tersebut, kamu bener-bener bisa datang TEPAT WAKTU. Kita baru akan diperbolehkan masuk 10 menit tepat sebelum jadwal appointment. Dan akan melalui security check yg ketat, melebihi masuk bandara. Di dalam tidak boleh ambil gambar dan aktifkan hp.

5. Tunggu antrian sesuai nomor antrian per Negara tujuan (tampak antrian Belanda paling buanyak)

6. Petugas akan memanggil antrian, dan mengecek dokumen kita secara lengkap dan detail. Kl belum lengkap nanti dikasih tau, dan dikasi waktu untuk perbaiki. Kl lengkap lanjut ke tahap berikutnya

7. Bayar biaya pengurusan visa. Kl kemarin visa scengen lewat Belanda 1jutan 100rb per orang (kl ga salah inget)

8. Rekam data biometrik (sidik jari, dll)

9. Selesai. Tinggal dag dig dug. tunggu visanya jadi kurang lebih 14 hari kerja. Punya kami 7 hari aja udah jadi. Dan diberitahu lewat email juga. Catatan : udah jadi belum tentu di terima ya. 😂

10. Pengambilan. Diambil di kantor vfs. Bisa diwakilkan tapi pakai surat kuasa bermaterai. Jangan lupa amplop visanya langsung dibuka pas sampe vfs, jadi biar plong kl visa nya bener di approve 😂

Persyaratan visa schengen
karena kami apply schengen lewat Belanda, ini persyaratannya :
1. Mendownload dan mengisi form aplikasi dari web VFS untuk belanda
2. Translate ktp, kk, akte
3. Print asuransi perjalanan (kemarin kami pakai axa traveller, karena murah & mudah aplikasinya)
4. Foto visa terbaru/ min 3 bulan akhir (ukuran 3.5x4.5 80%)
5. Itinerary
6. Print flight
7. Print boking hotel
8. Rek koran 3 bulan
9. Surat refrensi kantor utk karyawan / SIUP utk wiraswasta dlm bahasa inggris
10. Fotocopy Paspor lama dan halaman yg ada visanya saja
11. Paspor baru dan fotocopy lembar depannya dan yg ada lembar visanya
12. Print lembar appointment untuk ditunjukkan ke petugas


Tips melengkapi syarat
- Itinerary. 
Ini salah satu faktor yg cukup krusial dalam menentukan negara pemberi visa. . Pastikan di dalam itinmu, kalau negara pemberi visa adalah negara yg pertama kamu kunjungi dan atau negara yg paling lama kamu kunjungi.
Misal masuk Italy 2 hari, swiss 5 hari, keluar lewat jerman 3 hari. Maka swiss lah yg harus kamu mintai visa. Tapi kl harinya rata semua, misalnya Italy 3 hari, swiss 3 hari, german 2 hari, belanda 3 hari. Maka, Italy lah yg kamu mintai visa krn itali adalah negara yg kamu pijak pertama kali.

Kemarin saya dkk sempet salah dibagian ini. Padahal kami udh bikin dummy itin alias itin palsu. Tapi kesalahanny saya tulis italy 2 hari, swiss 2 hari, jerman 2 hari, mampir praha 1 hari, lalu masuk jerman lagi 1 hari, paris 2 hari terakhir baru k belanda 3 hari. Kl itinnya begitu maka jerman lah seharusny yg kita mintai. Karena jerman dan belanda totalnya sama2 3 hari, tapi jerman duluan kita pijak.

Untungnya mas vfs yg ramah dan informartif itu langsung ingetin dan kasih kita waktu untuk perbaiki itin. Gelagapan juga karena vfs ini letakny dalam mall kuningan, gimana ceritany nyari tempat print-an dalem sini. Untungny di lantai 3 ada tour and travel agent (namanya Satnet). Kita minta tolong untuk bokingin hotel di tanggal itu dan edit+print itin yang baru, dengan harga yang cukup lumayan mehong. Huhu. Tapi mau gimana lagi kan, daripada harus appointment ulang, mana saya & salah satu temen tinggalny diluar pulau jawa. Hasil itin dummy (palsu) kita berubah jadi total 5 hari di belanda 😅. Kelar edit kami balik lagi dan kami lanjutkan proses pengajuan visa.

Syukur dalam waktu 7 hari saja visa kami sudah jadi dan diterima. Sempet deg-degan karena masalah itin kemarin dan takut keliatan palsunya jadi gak di approve. Karena visa scengen ini gampang2 susah, ada jg cerita yg gara2 bokingan hotelnya fake dan gak ditemukan jadi gak dapet visa. Jadi bagi temen2 yg boking boongan lewat aplikasi seperti booking .com mohon jangan di cancel dl bokinganny sampai visa bener-bener keluar.

Semoga kalian yg lagi berusaha dapat visa scengen dilancarkan dan dimudahkan yaaa


Minggu, 02 Juli 2017

(Singapore) Arab Street & Haji Lane - Bugis Street - China Town - Lau Pa Sat - Gardens By the Bay - Marina Bay LightShow

kebetulan kami menginap di daerah Arab Street, tepatnya di aliwak park hotel. Jadi rute jalan pagi itu kami mulai dari skitar Arab Street. kelebihan menginap daerah sini adalah gak sulit cari makanan halal. sepanjang jalan banyak restoran india (singapore zam-zam dan sekitarnya) relatif murah dengan porsi yg melimpah, melayu, ramen halal dan masakan indonesia.

Arab street 

Bangunan di pinggir jalan utama bergaya kolonial, 2 lantai tampak berjejer rapi. Lalu lintas jalan searah nya gak begitu ramai.

Sekitar arab street


Sultan mosque
Konon ini adalh satu-satunya masjid yang boleh mengumandangkan azan dengan pengeras suara di singapore. Di depan mesjid ini ada gang yang penuh dengan deretan hostel low budget, makanan halal, meksiko, dll. Suasananya juga tenang.

Sultan mosque
Sekitar sultan mosq penuh hostel dan resto

Tembok hits dekat sultan mosq

Tak jauh dari sultan mosque kami memutuskan untuk Sarapan di Kampong Glam Cafe. Sebuah warung makan melayu yang tak pernah sepi pengunjung. Selain emang murah kisaran harga per menu kisaran 3-6sgd. Menu yg ditawarkan juga sesuai lidah org indonesia. Meskipun rasanya relatif manis khas malay (kurang nampol sih). Untuk menu sarapan hanya ada mi rebus, nasi campur dan lontong sayur. Sedangkan menu variatif lainny tersedia di sore hari.
Menu sarapan di kampong glam cafe
Lontong sayur ala kampong glam cafe. Rasanya manis. Only 3 atau 4 sgd gt. Murce


Selanjutnya kami menuju Haji Lane.
Haji lane sesungguhnya adalah sebuah gang yang penuh dengan toko dengan exterior lucu dan beberapa ruas dinding dengan macam2 lukisan mural full colour (mirip di malioboro). Jadi kebanyakan orang kesini hanya untuk foto di tembok2 hits 😂

Saran kalau mau foto lebih baik berangkat pagi karena toko belum pada buka.


Lorong Haji Ln

Tembok hits instagrammable


Bugis street (dari Haji Ln pakai bus)

agak bingung sih awalnya mbayangin bugis street kayak apa. Ternyata dia semacam pasar beringharjo. Jadi sepanjang jalan pasar indoor ini isinya souvenir, coklat-coklat, baju, mainan, streetfood dlllll. kalau souvenir sih standar ya gantungan kunci atau magnet di bugis street rata-rata 10 sgd bisa dapat 5-6 biji. coklat gak begitu banyak, masih lebih banyak varian di Mustafa centre
Kalau baju-baju kebanyakan didatangkan dari cina. harganya termasuk murah, ada yang serba 10sgd. tapi kualitas nya ya standar olshop lah. di bugis street ada mall Bugis junction yang terdiri dari 2 gedung dengan connecting bridge melintas jalan raya.
Inside bugis street

Jus serba 1sgd

Kaya Ball smacam pukis ala SG

Sebuah pertanyaan dgn bahasa melayu mepertemukan saya dengan seorang mbak2 yang kerja di sg, tapi setelah tau sama2 dari indonesia akhirnya ia memutuskan ikut menemani kami 

China town (dari bugis pakai MRT)

Sebuah kawasan pecinan dengan arsitektur bangunan lama kolonial bergaya cina. Khas dengan dominasi cat dan lampion merah di bebrapa sudut. kami kurang explore tempat ini karena udah kadung laper tapi ragu mau makan di daerah sini. akhirnya kami jalan kaki menuju Lau Pa Sat (food court centre). kata orang-orang di china town bisa dapat lebih murah lagi beli souvenir, tapi saya belum membuktikannya

Oiy pas transfer MRT di chinatown kami nemu toko serba 1dollar (value$) dan ini murah2 banget harganya. Pringles aneka rasa dapat hrga 1 sgd. Murah kan

Toko serba 1sgd 

Bangunan di chinatown

Lotre/togel is legal here 😂


Lau Pa Sat (jalan kaki dari chinatown)

Jalan kaki dari chinatown terbilang lumayan. Soalny mau naik MRT nanggung muter lagi. Kl naik bus gk ada jalurnya. Wes lah jalan kaki. Meskipun cuaca panas, kita gak banyak kena matahari karena bisa jalan di bawah jalur gedung2 tinggi yg bisa di lalui pedestrian.
Lau Pa Sat sendiri dikelilingi gedung2 tinggi perkantoran. Letaknya ditengah perempatan jalan.

Lau Pa Sat food court

Macem-macem makanan ada disini, dari chinese, india, melayu, sampai korea. bagusnya tiap kedai mau ngasih tau kalau makanannya non halal. tempat cuci piring nya juga dipisah lo ruangannya yg halal dan non-halal. Jadi insyallh utk muslim gak khawatir makan disini. Pilihan yg paling aman makanan india, melayu dan vegan food. Pernah saya udh ngeces ama pilihan varian Laksa yang keliatannya enak2 banget tapi ternyata sama pemiliknya dibilang kl ini non halal. Hikss pupus sudah. 😢
Rice tea - dgn sup teh ijo rasa jamu. Edisi salah pesen 😂😂 nasinya cuma pakai lauk, teri, kacang, kacang panjang. Menyesal gak pesen nasi ayam ajah 😂
ruang cuci alat makan halal dan non halal dipisah

Gardens by the bay (MRT)

Sebelumnya kami sudah beli tiket online di govoyagin.com dan ini situs beli tiket online termuraahh.. kemarin pas ada diskon 33% dari harga normal 28 sgd, cukup bayar 21 sgd sajaa (belinya kudu punya cc tapinya karena pembayaran internasional). Setelah bayar kita akan dapat email balasan berupa link untuk print e-ticket, saya sempet alami trouble kl tiketmya gak muncul dan menghubungi kantor by email. Syukur pihak kantor sangat fast response dalam menanggapi email saya. 

Sampai di area gbtb, karena sudah punya tiket jadi gak perlu antri lagi untuk beli. Tapiii.. karena untuk masuk ke arena kebun indoor (dome) gardens by the bay itu cukup jauh dan kaki kami udah mo potel karena udah jalan seharian, akhirnya terpaksa ikut antrian lagi deh untuk beli tiket naik kereta (3 sgd) ke dalam. hiikkss antrian nya campur ama yang mau beli tiket masuk kan, mana panjang pula untung cepet. 

Naik train ala mobil golf panjang sampai k arena kebun indoor dome). saya antri sebentar untuk redeem tiket dan dituker dengan tiket asli. kemudian sadar akan belanjaan yang cukup lumayan maka kami sewa loker. Lokernya pakai koin. Yang gak punya koin bisa tuker di mesin coin changer dalam Guest Service yang letaknya harus jalan lagi dikit (aga ga ergonomis sih naroh mesinnya, biar gak di colong kali ya kalo di taroh outdoor wkwk). sambil ke guest service kami sambil tanya dong ada praying space atau gak? di jawab gak ada, dan petugas menyarankan saya ke mesjid aja di Bugis (ajegile jauh2 ke sini, suruh balik lagi ke bugis. lol) padahal di situ ada space kosong bisa buat solat, tapi yasudlahh kl gak dikasih tempat, kita hunting nursery room sajha buat tempat solat dadakan. 

Flower Dome
masuk flower dome langsung disambut harum wangi bunga dan udara yang sejuk dingin. Setiap musim biasanya flower dome menggelar atraksi musiman yang berbeda, bulan ini bintang tamunya adalah Tulip !
selain tulip aneka bunga jenis lain, dan juga kaktus menghiasi kebun indoor ini. ada restorannya juga  diruang terpisah tapi hanya dibatasi kaca, yang kebetulan lagi disewa untuk resepsi pernikahan. waaa keren yaa.


Cloud Forest Dome
ini menurut saya paling top. dari luar keliatannya cuma air terjun gitu doang, tapi begitu masuk kedalam berasa dalam dunia avatar (hehe lebay). btw, disini merupakan air terjun buatan indoor tertinggi di dunia. tur di cloud forest dome ini dimulai dari lantai paling atas (puncak air terjun). ada 2 opsi naik ke atas yaitu dengan lift yang tentunya antri dan tangga ! kami tentunya cari cara cepat biarpun agak capek yaitu naik tangga. 

OCBC Skytree
Tiket masuknya terpisah dari masuk dome, skitar 8sgd. Naik ke skytree tergantung pada cuaca, kl mendung kita gak bisa naik karena takut kesamber geledek. Waktu kita diatas juga di batasi hanya sekitar 15 menit saja, dan gak boleh overkapasitas. Saat kesana kebetulan cuaca lagi mendung shingga kami harus menunggu cukup lama sampai cuaca cerah dan loket tiket pun kembali dibuka. 



Skytree Lightshow 

schedulenya 2x tayang tiap jam 7 dan jam 8. waktu shownya sekitar 15 menit. ohiiya untuk menyaksikan ini gratiss. gak perlu bayar tiket masuk dll. tinggal duduk cantik. 


dari GBTB kami menuju esplanade, balkon mall marina bay sand untuk lihat light show

Marina Bay Sand Light Show

Dari area GBTB cukup jalan kaki menuju esplanade, kita melwati jalan diantara 2 gedung maria bay sand hotel, masuk dalam mall yg isinya merk high end branded dan keluar menuju balkon yg bersebrangan dengan merlion park. IMO mall ini cuma rame orang pada lewat doang sih. Tokonya dalamnya si sepi.

Karena jadwal lighshownya berlangsung setiap hari maka udah cukup banyak orang2 yg nunggu sambil duduk lesehan disana. Tiba dekat jam show, orang2 udah bergerak maju. Eh tenyata saudara2 udah ditungguin luama dia gak muncul juga. Ternyata lagi ada rekonstruksi, padahal disitu gak ada pengumuman sama sekali. kecewa deh penontonnya di pehape padahal udah 1 jam an gitu pada nunggu. so sad. 

btw MBS Lightshow bisa di lihat dari 2 sudut pandang yaitu dari gedung marina bay sand atau bisa juga dilihat dari merlion park karena letak mereka bersebrangan



Minggu, 11 Juni 2017

Osaka science museum - Tempozan Ferris Wheel - Marryland Cruise - Sakishima Building


Hari kedua dengan Osaka Amazing Pass kami mengunjungi :
- Osaka science museum
- Tempozan Ferris Wheel
- Marry cruise ship
- Sakishima Building


Osaka Science Museum

Kalau di yogya semacam taman pintar. Terdiri dari 3 lantai + 1 basement yang isinya full eksperimen science, mulai dari bagaimana cara kerja suatu benda, jenis2 batuan, unsur kimia, semua hal berbau fisika, kimia sampai antariksa. Bisa ditebak 90% yg berkunjung semua anak esde ! Beberapa orang dewasa umumnya turis ada juga dan kayaknya si mereka jg manfaatin osaka amazing pass
Osaka science museum (kiri) sebelahan sama osaka art museum (kanan)


Museum ini menurut saya "agak tua" di beberapa bagian. Sayangnya semua keterangan sebagian besar pakai bahasa jepang (sedih). 

Ohya sebenernya tujuan utama saya kesini cuma penasaran sama planetarium nya. Kita bisa mnyaksikan tayangan tema antariksa di layar berbentuk dome yg menjanjikan view seperti langit sungguhan ! Jd kurang lebih seperti stargaze 😍

Untuk masuk planetarium kita ttap bayar dan dapet diskon karena pakai pass. Sedangkan masuk museumny gratis (harga normal skitar 400¥). Tayangan film nya ada d jam-jam tertentu dan sambil nunggu 45 menit kami muter dulu lihat isi museum mulai dari lantai paling atas.

Learn how things work

Bagan unsur kimia disertai wujudnya


Real baju astronot !
Yg paling bnyak orang dewasanya ya di planetarium
Tiba jam tayang kami buru-buru turun, ternyata gak kerasa padahal blom smua dilihat. Masuk planetarium rasanya seperti masuk bioskop. Kursinya empuk dan lembut banget, disetting agak rebah karena kita akan lihat layar putih berbentuk dome di atas. Selama penayangan film dilarang ambil foto atau rekam video (saya sempet curi2 ambil gambar dan rekam tapi gagaall, hasilnya blank item).

Film dimulai. Tema nya tentang rasi bintang. Suasana gelap total hanya titik2 sinat yang membentuk rasi-rasi bintang di langit dann sekali lagi sayang sekali penjelasannya cuma pake bahasa jepang 😅 jadi nya gak ngertii hiks. Setelah pengenalan rasi kita di ajak berimajinasi untuk mengunjungi bintang dengan kereta. Kenapa rasi tertentu berwarna merah sampai filosofi kenapa bentuknya seperti itu. Animasinya kereen bgt menurut saya, bisa jadi acuan dunia perfilman masa depan karena layarnya luaaass jadi berasa nyata. Suasana gelap seperti dibawah langit penuh bintang beneran plus kursi empuk , ac yg semriwing dan roaming sama penjelasan bahasa jepangnya, membuat satu temen saya sukseess tertidur pulass 😂😂 sampai akhir film. Mungkin dia lelah hahaa. Tapi aslik suasanany dukung bgt utk bobo

Dengan durasi hampir 1 jam saya puass. Kekurangannya cuma di dubbing nya aja gk ngerti. Sebenarnya masih pengen nonton tema yg lain (ttg planet dan matahari) tapi waktunya gak memungkinkan. Next time aja kl ada kesempatan k sini lagi. Aamiinn


Tempozan Ferris Wheel

Selanjutnya kami bertolak ke daerah pesisir Osaka, untuk naik ferris wheel terbesar di Osaka dan salah satu yg terbesar di dunia. Kalau berani bisa pilih gondola dengan dasar transparan. Sebenernya sih pengen tapi liat antrian nya batal dh karena memang cuma ada beberapa kotak aja yg tersedia. 
Tinggii bangett ferris wheelnya gak pake yg gondola transparan aja udh "ndredeg" 😂. dari atas kita bisa lihat akuarium kaiyukan osaka, pelabuhan dan jembatan (ga tau namanya) juga sedikit wahana di universal studio japan. 

Santa Maria Day Cruise
Hampir saja kami ketinggalan jam terakhir untuk naik kapal ini (jm4 sore). Harga normal 1600¥ tapi dgn osaka amazing pass lagi lagi gretong. Yeay! Cara tukernya harus tetep antri dulu di tempat tiket. 
Sayang sekali cuaca gak mendukung, gerimis dan mendung syahduu. Padahal oke bgt kl  senja pas di kapal. Wkwk. 
Kapal santa maria ini adalah kapal klasik yg design nya mirip going merry nya One piece. Selama perjalanan  ngiterin laut yg cukup jauh kita bisa lihat lihat isi kapal. Sampe bosen n gak ada lagi yg diliat apalagi hujan rintik2 akhirnya duduk aja di deck sampe mati gaya 😂. Lain cerita kl cuacany pas mungkin kita udah gaya poto-poto di deck outdoor. Durasinya lama ampir sejam dh liat pelabuhan dan lewatim bawah jembatan yg kita liat dari ferris wheel tadi.


Sakhisima Building (Osaka Perfectural Government Building)

Penasaran sama gedung tertinggi ketiga di Osaka (lebih tinggi dari Umeda Sky Building) kami meluncur dengan New Tram ke sakhisima building. Dari stasiun lanjut jalan kaki dulu ngelwatin dept store lalu tuker tiket di lantai dasar (harga normal 700¥, kita gratis dong). Kami melesat dengan lift ke lantai paling atas. 
Observatory deck dan design gedungnya masih lebih "artsy" umeda sky building. Menang lebih tinggi aja. Trus imho tnyata kl terlalu tinggi view nya jadi biasa aja gt kyk liat dr pesawat. Satu2 nya yg menarik perhatian adalah lampu hias yg membentuk animasi bergerak vertikal horizontal (sperti layar)  pada ferris wheel yg berputar. Ada gambar macam2 ikan di akuarium kaiyukan osaka sampai tulisan welcome to osaka.

Perjalanan hari terakhir dgn Osaka Amazimg Pass kami tutup dengan ke Dotonburi (lagi) untuk belanja oleh2 😂. Kami gak ada kluar duit utk transport dan biaya masuk wahana selama rute tercover dalam transport osaka amazing pass

**
Catatan bagi muslim yg ingin sholat (khususny wanita) di mall antara kaiyukan akuarium & ferris wheel ada fasilitas nursery room yg bisa dipakai sholat. Gk akan ganggu karena ada ruangan privat dan bisa d kunci. Ada wastafelnya pula jd bisa wudu sekalian dh 😊

Jumat, 02 Juni 2017

Osaka, Osaka castle - Umeda sky building - Dotonburi cruise

Rangkaian perjalanan jepang kami berakhir di Osaka selama 4 hari, hari pertama kami seharian di universal studio Japan. 2 hari terakhir kami habiskan muter-muter osaka.

Tips hemat selama jalan di Osaka adalah dengan beli Osaka Amazing Pass. Pass ini ada pilihan untuk 1 day dan 2 day. Kenapa hemat? Karena dengan 3000 yen selama 2 hari sudah mengcover transportasi non JR (subway, bus, tram) dan tiket masuk berbagai macam tempat wisata (khususnya yang dilewati transport tsb) kebanyakan FREE, walaupun ada beberapa spot yang hanya dapat potongan harga. Tapi tiket ini sangat-sangat worth digunakan !

Tiket ini bisa dibeli di berbagai tempat di osaka sesuai yang tercantum dalam webnya. Kami beli di osaka tourist office di OPA building shinsaibashi. Beli kapan saja bisa dipakai kapan saja, terhitung dari pertama kali kartu diaktifkan pertama kali.


Osaka amazing pass day 1
(Osaka castle - umeda sky building - dotonburi river cruise)

Osaka castle 

Kastil yang dikelilingi danau buatan ini ternyata adalah sebuah museum 5 lantai dengan observatory deck (360° view) di lantai paling atas. Museum ini tiap lantainya berisi benda-benda sejarah, denah osaka castle dari masa ke masa, foto-foto sampai cerita sejarah kekaisaran jepang.
Almost autumn in osaka !
Danau buatan yg mengelilingi kastil

🏯

Tur sebaiknya dimulai dari lantai paling atas. Ada 2 opsi untuk naik yaitu lift dan tangga. Lift diprioritaskan untuk naik, ada lift khusus utk turun tapi hanya utk lansia dan ibu2 dgn stroller.
Konsekuensi nya kl naik lift harus sabar antri puanjang. Tapi kl fisik masih kuat bisa naik tangga. Sambil istirahat naik bisa berhenti tiap lantai untuk lihat isinya.
Dari observatory deck. Skyscrapers around osaka castle


Harga normal masuk kastil sekitar 500 yen tapi dengan osaka amazing pass GRATIS.

Di dalam kastil ada tmpat oleh2 mini, dan kartu pos. Bagi stamp collector ada juga stamp ukuran gede gambar Osaka castle yg bebas kita cap d note.

Area halaman sekitar kastil juga ramai toko souvenir dan cemilan. Kdg ada pengamen atau magician jalanan jg yg beraksi mhibur pengunjung tentu dgn mengharap imbalan seiklasnya dari penonton.
Kios di halaman osaka castle
ginko 🍀☘☘


UMEDA SKY BUILDING - observatory floating garden


Dari osaka castle kami menuju umeda sky building dengan bis. Gedung ini terletak di distrik perkantoran.
Bagian atas terbuka untuk umum. Harga tiket masuknya sekitar 1000¥. Tapi dengan osaka amazing pass udah GRATIS!


Gedung ini berdesign futuristik, kami naik lift lalu lanjut naik elevator yg melintang diagonal ke gedung sebelah. Keren idenya.




Ada bagian indoor dan outdoor. Seperti observatory deck pada umumnya, isinya ya buat liat pemandangan dari atas. Pada bagian indoor, sudah disediakan tempat duduk cantik yg berjajar didinding kaca. Ada juga mini cafe yg mnurut saya gak terlalu mahal kl cuma beli minum doang. Bagian outdoor ada d lantai paling atas, ada tembok yg bisa dipasang gembok2an cinta juga lo tapi masih sepi yg masang. Walaupun outdoor tetap save karena pagar kaca nya kokoh.
Salah satu corner indoor

Corner indoor dengan dinding dan meja kaca
View outdoor

Kami sebenarnya tak ingin terlalu lama disana. Tapi jadwal sunset di dinding terpampang skitar jam 17.15. Akhirnya kami tergoda nungguin sunset disana selama 1jam sambil minum cantik deh 😂
Beautiful sunset from umeda sky building


Fasilitas di observatory deck juga lumayan lengkap ada toilet dan nursery room (ini penting utk muslim, bisa numpang sholat deh 😊)
Mini cafe @ umeda sky
Nongkrong geje nunggu sunset. Pantang pergi biar tempatnya ga diambil orang 😂

DOTONBURI NIGHT CRUISE

Dari umeda karena sudah gelap kami menuju dotonburi. Kami berencana ikut tur kapal menyusuri sungai dotonburi yg tentunya gratis karena udah include di osaka amazing pass (harga normal 1200¥). Tempatnya agak nyempil karena agak turun ke sungai. Tapi yang paling mudah patokannya ada di depan Don Quijote dotonburi (ini jg kami baru sadar belakangan setelah kalap belanja di toko yg tnyata bernama don quijote 😅)

Pertama redeem/tuker tiket dulu di loket. Tunjukin pass, trus kita di kasi karcis dan jam kita naik perahu. Karena masih ada waktu tunggu 45 menit. Drpd boring nunggu masuklah kita ke toko sebelah yg rame bgt (yg tnyata don quijote). Kl gak kemana2 bisa jg antri panjang sambil berdiri.Nanti kl udh tiba waktunya naik, akan teriak menginfokan.



Agendanya nyusurin sungai bolak balik sepanjang area dotonburi. Guidenya akan menjelaskan dengan semangat apa aja yg ada d sekitar kita, dari toko, resto, icon glico sampe design jembatan yg terinspirasi dari alat masak okonomiyaki (makanan khas osaka) mulai dari sutil yg jadi design pagar sampai teflon nya yg jadi inspirasi design pola di bawah jembatan. Penjelasannya mix jepang inggris jd ya campur'campur dh.


Rabu, 10 Mei 2017

Transportasi umum di Singapura (singapore) - based on experience

Singapura merupakan salah satu negara yang maju di Asia Tenggara. Selain tata kota nya yang apik, transportasi umum sangat diperhatikan di negara ini. Kalau udah pernah traveling ke negara maju macam Jepang pasti udah gak kaget berkunjung ke singapura, karena kurang lebih sistemnya mirip. 

Alat pembayaran transportasi umum sudah cash-less alias rata-rata pakai kartu. Ada 2 kartu yang umum digunakan yaitu EZ-Link (deposit card) dan Singapore Tourist Pass (khusus untuk turis yang bisa digunakan untuk naik transport secara tak terbatas). Seluruh warga singapura (lebay gak ya kl dibilang seluruh :D) rata-rata punya EZ-link, kartu ini bisa diisi saldo dan dipakai untuk transport atau belanja. Tapi karena ini kali pertama saya datang ke singapura maka saya pilih Singapore Tourist Pass saja karena pastinya bakal banyak tempat yang saya kunjungi dan saya males rempong ngitung-ngitung tarif transport. Kalau masalah tarif transport ternyata nggak gitu mahal baik MRT maupun bis gak sampe 1 sgd kalau jarak tempuhnya tak jauh. 

Sekilas tentang Singapore Tourist Pass
Singapore Tourist Pass (STP) adalah Pass atau tiket terusan yang mengcover public transport di singapura yaitu bus dan MRT. Tiket ini ada 3 opsi dengan harga berbeda, 1 day (10sgd), 2 day (16 sgd) dan 3 day (20sgd). cek info lengkapnya disini http://thesingaporetouristpass.com.sg/
Saya beli STP di ticket office changi airport lokasinya di dekat Gate MRT yang lokasinya ada dibasement Terminal 2. agak nyempil  karena di balik eskalator. FYI, sekilas tentang changi airport memiliki 3 terminal, dan stasiun MRT letaknya hanya ada di basement terminal 2 (T2). Tiap terminal di changi airport dihubungkan dengan SKYTRAIN (kapsul train tanpa supir) yang ada tiap 3 menit (kl ga salah) GRATIS ! jadi jangan khawatir masalah transport dichangi. kalau mau naik public transport (MRT) bisa langsung menuju terminal 2, misal kalian datang dari terminal 1 maka, naik skytrain dulu ke terminal 2 lalu menuju basement untuk ke terminal MRT.

Balik lagi ke STP, saya memilih 3 day STP, yang artinya saya harus membayar 20sgd ditambah 10sgd sebagai deposit jaminan kartu. Deposit sebesar 10sgd akan kembali saat pengembalian kartu. Yang mau ambil STP untuk kenang-kenangan bisa juga tapi harus merelakan depositnya hehe. 

Ohya sebelum get lost di negara orang. Jangan lupa install Google Maps dulu ya. Sangat-sangat membantu kita untuk mencari rute jalan, arah dan nama MRT, nomer bis sampai perhentian yang dilalui.

MRT
MRT, transport yg paling gak ribet. Jalurnya jelas, di dalam gerbong kereta ada peta penunjuk dengan lampu yg berkedip setiap akan berhenti, dan ada pengumuman dari speaker juga kita udh dimana. Jadi, gak khawatir kelewat asal udah tau stasiun tujuannya. 

Di MRT ada aturan GAK BOLEH MAKAN, MINUM DAN MEROKOK! Kedapatan? Denda 500sgd  jadi yg mau minum di tahan dulu yakk. Itulah mengapa kereta selalu terjaga kebersihannya. Adab naik mrt tetap dong ngantri di pinggir dan mendahulukan yg keluar. 

Sebelum masuk peron mrt kita akan melewati gate otomatis. Kl punya kartu baik stp atau ezlink tinggal TAP di sensor kartu bagian atas. Yg gak punya kartu? Harus beli tiket dulu di ticket machine. 
Begitu juga saat keluar kita perlu TAP kartu sekali lagi. Pastikan kartu yg kita pakai waktu masuk sama dengan keluar. Kl masuk pake STP keluar pake STP. Kl masuk pake ezlink keluar pake ezlink. Jgn kombinasi karena gak akan kebaca dan berakibat gatenya gak mau buka. Kalau pake ezlink, deposit akan terpotong sejumlah harga tiket mrt. 
FYI, di setiap stasiun MRT selalu ada eskalator dan lift jadi bagi yang bepergian bawa koper, saya rasa cukup aman. Gak perlu ngangkat koper naik tangga dan tetep bisa naik transport umum.


BUS
Transport umum kedua adalah bus. 
Ini menurut saya agak ribet tapi bus malah banyak menjangkau titik yang terlewat MRT.

Serba-serbi dan aturan naik bis di singapura :

  1. naik-turun harus di halte. bus hanya berhenti di halte jika ada penumpang turun atau di stop sama calon penumpang. Kl mau turun tinggal pencet tombol bel di dalam bus, kl mau naik bus cara nyetopnya DI TUNJUK kayak kalo nyetop angkot indonesia. Kl gak distop itu bus TIDAK akan berhenti di halte, kecuali supirny lagi pengen berhenti atau emang mau nurunin penumpang.
  2. Harus jeli banget liat papan nama halte yang kecil bingit dan letaknya malah setelah halte (bukan sebelum halte). Beruntung lagi-lagi ada google map, jadi kita bisa sambil ngitung atau merhatiin nama halte yg kita lewati jadi bisa siap-siap pencet tombol stop. Kl gak ada gmaps bole lah tanya supir 
    Papan nama halte dan nomor bus yang lewat halte ini *keciil banget tulisannya*
    Mini bus stop @ bef sultan mosque

  3. Cara bayar nya bisa cash (dengan koin yg dimasukkan dalam mesin, bukan ke sopir) dan kartu stp/ezlink. Di TAP saat masuk dan keluar. Rata-rata semua pmbayaran pakai kartu jadi gak ribet. Ongkosnya pun terbilang murah gak sampe 1 sgd, skitar 60-80sen tgntung jarak
  4. Masuk WAJIB lewat pintu depan, keluar lewat pintu tengah. Melanggar? Siap-siap disemprot drivernya 😂😂 kejadian sama ibu saya, pas lagi penuh bliau malah nyosor lewat pintu tengah. Saya kaget dan bener aja beliau kena omel sama driver pake singlish campur mandarinnya. 
  5. Bus umum ada 2 jenis, bis biasa dan double decker (bis tingkat). Kl perjalanan agak jauh dan pas kebetulan ada yg tingkat gak ada salahnya di coba. Tulisan halte jg lbih nampak dari atas 
    pemandangan dari bis tingkat
  6. Sebenarny tak sulit memahami nama halte bus karena biasanya ia mengambil gedung/icon di sekitar halte itu dan ada istilah-istilah pada halte bus, misal Opp (opposite= seberang), Bef (before= sebelum), Aft (After= setelah). Misalnya haltenya ada di depan hotel Parkour Plaza maka nama haltenya Parkour Plaza, lalu halte sebrangnya bernama Opp Parkour Plaza.